22 December 2019, 15:00 WIB

Tol Trans Sumatra Mulai Dipadati Pemudik Libur Nataru


Rudi Kurniawansyah | Nusantara

MI/Rudi Kurniawansyah
 MI/Rudi Kurniawansyah
Pada 20 Desember 2019 jumlah data lalu lintas yang masuk ke Sumatra melalui gerbang tol Bakauheni sebanyak 8.100 kendaraan. 

LIMA hari menjelang Perayaan Natal 2019, Jalan Tol Trans Sumatra (JTTS) Ruas Bakauheni-Terbanggi Besar-Pematang Panggang-Kayu Agung, sepanjang 329 kilometer mulai dipadati pemudik dari Pulau Jawa.

Pada 20 Desember 2019 jumlah data lalu lintas yang masuk ke Sumatra melalui gerbang tol Bakauheni sebanyak 8.100 kendaraan dari rata-rata per hari 5.000 kendaraan. Sedangkan kendaraan yang menuju Pulau Jawa dari Bakauheni sebanyak 7.004 kendaraan dari rata-rata 4.500 kendaraan. PT Hutama Karya (Persero) selaku pengelola ruas ruas tol terpanjang tersebut telah melakukan berbagai persiapan guna memenuhi kebutuhan pengguna jalan tol di JTTS.

Adapun untuk persiapan yang telah dilakukan Hutama Karya diantaranya telah menggelar Apel Siaga yang dipimpin langsung oleh Executive Vice President Divisi Operasi dan Pemeliharaan Jalan Tol Hutama Karya, J. Aries Dewantoro di halaman Kantor Cabang Tol Bakauheni-Terbanggi Besar Gerbang Tol ITERA Kotabaru pada Selasa (17/12) lalu.

"Kita pastikan tim Hutama Karya akan selalu stand by melayani pengguna tol di beberapa ruas tol kita yaitu Ruas Bakuheni Terbanggi Besar, Ruas Tol Terbanggi Besar-Pematang Panggang-Kayu Agung, Ruas Tol Palembang Indralaya, Ruas Tol Medan-Binjai, serta ruas tol fungsional yaitu ruas Pekanbaru-Dumai Seksi 1. Kami juga telah membagi jadwal piket dan telah berkoordinasi dengan berbagai pihak antara lain aparat Kepolisian dan TNI setempat. Kami pastikan pelayanan kepada pengguna jalan adalah nomor satu," kata Aries, Minggu (22/12/2019).

Tak hanya itu, untuk mengantisipasi kepadatan di gerbang tol, Hutama Karya juga memastikan telah membuka semua gardu operasi, dan menambah jumlah gardu operasi untuk gerbang Tol Bakauheni selatan yang semula 5 gardu menjadi 7 gardu.

baca juga: Dunia Fesyen Erat Kaitannya Dengan Pariwisata

Di JTTS, Hutama Karya juga memastikan Rest Area sudah dapat berfungsi maksimal dengan berbagai fasilitas yang ada didalamnya seperti SPBU, musala, toilet, lahan parkir memadai, tempat pengisian uang elektronik, hingga rumah makan. Sepanjang JTTS, Hutama Karya telah menyediakan 13 Rest Area dengan 2 (dua) tipe A (TIP) dan tipe B (TI) yang berfungsi secara penuh maupun fungsional di Ruas tol Bakauheni hingga Kayu Agung dan 7  tempat istirahat sementara di ruas Tol Palembang-Indralaya dan Medan-Binjai.

"Untuk Rest Area kami sudah menambahkan personil untuk melayani pengguna di sana. Penambahan CCTV untuk pengamanan, manajemen pengelolaan area parkir yang baik, hingga fasilitas pelayanan SPBU yang memadai," pungkas Aries. (OL-3)

 

BERITA TERKAIT