22 December 2019, 13:28 WIB

Tol Laut Dongkrak Pertumbuhan Ekspor di Sulsel


Lina Herlina | Ekonomi

MI/Lina Herlina
 MI/Lina Herlina
 PT Pelindo IV (Persero), hingga triwulan III tahun 2019 mampu mencatat pertumbuhan positif dampak dari tol laut.

TOL laut sangat membantu pemerintah untuk meningkatkan ekspor, seperti yang diinginkan Presiden RI Presiden Joko Widodo. Bahkan saat ini sudah ada rute ke-21 tol laut untuk membantu direct export ke sejumlah negara di dunia. Karenanya, PT Pelindo IV (Persero), hingga triwulan III tahun 2019 mampu mencatat pertumbuhan positif dampak dari tol laut. Berdasarkan data, trafik kapal naik, dari 2018 yang hanya 414 juta GT menjadi 466 juta GT pada 2019. Demikian pula petikemas, naik 2,11 juta TEUs jadi 2,25 juta TEUs pada 2019 ini.

"Ini berkat kehadiran Makassar New Port (MNP) yang mendukung direct export dan direct call, khususnya dari Makassar. Yang pada awalnya hanya melayani pengiriman barang 40 kontainer, kini menjafi 100 ribu TEUs kontainer, dengat traffic per bulan 10 ribu TEUs," ungkap Direktur Utama PT Pelindo IV Fardi Padang, Sabtu, (21/12/2019).

Ia juga menyebutkan, jika awalnya direct call dari Makassar yang digagas Pelindo IV hanya merambah negara di Asia, seperti Vietnam, China, Hongkong, Jepang dan Korea.

"Saat ini, pengiriman barang sudah bisa menjangkau beberapa negara di Eropa, bahkan Amerika Serikat dengan komoditas ekspor seperti perikanan, perkebunan hingga komiditas tambang. Yang dulunya harus lewat Surabaya atau Jakarta," lanjut Farid.

Bahkan dibanding Pelindo lain, seperti Pelindo I, II, dan III, dwelling time Pelindo IV paling cepat, yaitu hanya tersisa 2,15 hari jika semua dokumen kapal lengkap. Termasuk pemangkasan masa antri kapal dari sembilan hari tinggal sehari.

baca juga: Riau Tetapkan Status Siaga Darurat Banjir

Alhasil, selama lima tahun terakhir, Pelindo IV mengalami tren peningkatan pendapatan mencapai Rp4,1 triliun dan laba bersih mencapai Rp641,46 miliar.

"Peningkatan kinerja tersebut didukung dari laba usaha sebesar 46 persen. Dan yang paling pentinh biaya efisien. Tahun ini Pelindo IV hampir Rp300 miliar efisen dari pemdapatan," tandas Farid. (OL-3)

 

BERITA TERKAIT