22 December 2019, 07:04 WIB

Jatim Tetapkan Status Siaga Darurat Bencana Hidrometeorologi


Indriyani Astuti | Nusantara

Mi/Bagus Suryo
 Mi/Bagus Suryo
Petugas BPBD Kota Batu, Jawa Timur, mengevakuasi material tanah longsor dan pohon tumbang. Kawasan wisata tersebut rawan longsor.  

KEPALA Badan Penanggulangan Becana Daerah (BPBD) Provinsi Jawa Timur Suban Wahyudiono mengatakan bahwa Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa telah menetapkan satus siaga darurat bencana hidrometeorologi di Jawa Timur dengan Surat Keputusan (SK) No 188/650/KPTS/013/2019 pada 16 Desember 2019.

Waktu siaga darurat, imbuhnya, ditetapkan selam 150 hari sejak ditandatangani dan berlaku untuk seluruh 37 Kabupaten/Kota di Jawa Timur. Hal itu disampaikan oleh Kepala Pusat Data, Informasi, dan Informasi Kebencanaan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Agus Wibowo melalui siaran pers yang diterima Media Indonesia di Jakarta, Minggu (22/12/2019).

baca juga: Ada Beban Moral Majunya Gibran dan Bobby di Pilkada 2020

"Penetapan SK ini sejalan dengan hasil Rapat Koordinasi Penanganan Darurat Bencana Banjir Bandang, Tanah Longsor dan Angin Puting Beliung di BNPB pada 18 Januari 2019," ujarnya

Rapat itu dihadiri antara lain pemerintah daerah BPBD, Kementerian dan Lembaga, Perusahaan, organisasi non pemerintah, TNI, POLRI, relawan dan media. (OL-3)

 

BERITA TERKAIT