21 December 2019, 20:09 WIB

Sekjen PDIP: Andi Arief kan Ahli Menuduh


Cahya Mulyana | Politik dan Hukum

Antara
 Antara
Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto

SEKJEN DPP PDIP Hasto Kristiyanto menilai Wakil Sekretaris Jenderal DPP Partai Demokrat Andi Arief sangat ahli dalam melontarkan tuduhan. Hal itu termasuk soal Wakil Bupati Bandung Barat Hengky Kurniawan pindah dari Demokrat ke PDIP karena dijanjikan dukungan maju menjadi calon bupati di Pilkada 2020.

"Ya biasa kalo Andi Arief kan ahli menuduh," katanya di sela acara persiapan HUT 47 tahun PDIP, Rakernas I dan Refleksi Akhir Tahun, di kantor DPP PDIP, Jakarta, Sabtu (21/12).

Hasto menilai, pernyataan anak buah Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu sama sekali tidak benar. Terlebih Hengky belum resmi menjadi kader PDIP lantaran belum mengajukan surat permohonan menjadi kader.

"PDIP itu menganut sel-sel aktif. Sehingga ketika ada orang yang mau bergabung ke PDIP itu harus mengajukan surat permohonan kepada PDIP untuk menjadi anggota," jelasnya.

"Dalam catatan saya belum ada (surat permohonan Hengky). Nanti akan saya kroscek," sambungnya.

Kendati begitu, anak buah Megawati ini mengaku tetap berkomunikasi dengan sejumlah Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah menyongsong Pilkada 2020 termasuk dengan Hengky.

"Tapi proses dialog juga dilakukan. Ketika dialog dengan kepala daerah dan wakil kepala daerah bukan berarti itu otomatis sebagai rekruitmen, tidak," pungkasnya.

Hengky dikabarkan telah mundur dari keanggotaan Partai Demokrat. Andi Arief menyatakan keputusan Hengky itu karena dijanjikan menjadi Bupati Bandung Barat menggantikan Aa Umbara dalam pilkada 2020.

Hal itu diungkapkan Andi lewat akun twitternya @AndiArief pada Sabtu (21/12). (X-15)

Baca juga: Henry Yosodiningrat Laporkan Andi Arief ke Polisi

Baca juga: Tidak Terima Disebut Preman, Henry Yoso Ancam Gebukin Andi Arief

Baca juga: Terkait Rocky Gerung, Andi Arief Sebut PDIP Dikuasai Faksi Otot

BERITA TERKAIT