21 December 2019, 14:30 WIB

Wapres: Kesetiakawanan Sosial Atasi Intoleransi & Ketimpangan


Denny Susanto | Politik dan Hukum

WAKIL Presiden Ma'ruf Amin membeberkan dua masalah besar yang dihadapi bangsa Indonesia saat ini, yaitu intoleransi dan ketimpangan sosial.

Hal itu disampaikan Wakil Presiden saat menghadiri puncak peringatan Hari Kesetiakawanan Sosial Nasional (HKSN) di halaman Kantor Pemprov Kalimantan Selatan di Banjarbaru, Jum'at (20/12).

Intoleransi yang dimaksud Ma'ruf adalah perbedaan pandangan berlebihan terkait SARA hingga sikap politik yang berkembang di tengah masyarakat. Masalah ini bukanlah hal yang sepele dan harus ditangani dengan baik.

"Ini bisa menjadi sumber radikalisme dan dalam kondisi tertentu bisa menjadi terorisme," kata Ma'ruf.

Masalah lainnya adalah persoalan ketimpangan atau kesejahteraan sosial yang masih menjadi problem bangsa Indonesia. Masalah ketimpangan status sosial seseorang bisa merembet ke berbagai persoalan lainnya.

Baca juga : Tumbuhkan Jiwa Saling Toleransi

"Pemerintah memang berhasil menurunkan angka kemiskinan menjadi tersisa 9,41 persen. Tetapi ketimpangan antara kelompok kaya dan miskin masih ada dan ini juga harus ditangani dengan baik," ujarnya.

Lebih jauh dikatakan Wapres untuk mengatasi dua masalah itu, diperlukan pentingnya menumbuhkan nilai kesetiakawanan sosial di tengah masyarakat. Menurutnya, momentum peringatan HKSN semacam ini bisa memicu tumbuhnya sikap-sikap kesetiakawanan.

"Kepada masyarakat Kalsel, saya menyambut gembira penyelenggaraan HKSN yang berlangsung lancar dan meriah ini. Saya ucapkan terima kasih," tambahnya.

Kehadiran Wapres Ma'ruf Amin pada puncak Peringatan HKSN 2019 di Kalsel ini didampingi, isteri, Wuri Estu Handayani.

Sementara Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor dalam sambutannya mengucapkan terima kasih atas dukungan dan peran serta pemerintah pusat, pihak terkait dan masyarakat sehingga pelaksanaan peringatan HKSN yang sebelumnya juga ditandai dengan kegiatan Lintas Batas Kesetakawanan Sosial (LBKS) di sejumlah kabupaten/kota di Kalsel berjalan lancar. (OL-7)

BERITA TERKAIT