21 December 2019, 23:40 WIB

7 Fakta Mengejutkan Hubungan Intim setelah Persalinan


Anda Nurlaila | Humaniora

Ilustrasi
 Ilustrasi
7 Fakta Mengejutkan Hubungan Intim setelah Persalinan

BAGI  seorang ibu baru, memikirkan seks setelah melahirkan bisa sangat melelahkan. Usai kelahiran bayi, banyak hal yang memengaruhi ibu jadi malas melakukan seks. Mulai dari perubahan tubuh hingga perawatan bayi yang menguras tenaga.
 
Setelah kelahiran, sebagian besar ibu masih merasa ada sisa rasa sakit akibat persalinan dan perubahan bentuk tubuh dan hormon. Ibu juga kerap mengalami baby blues atau depresi postpartum serta kelelahan luar biasa mengurus bayi baru lahir. Merawat bayi sepanjang hari juga dapat menurunkan libido.
 
Meski berpikiran seks menjadi urutan terakhir dalam daftar prioritas, itu tidak akan terjadi selamanya. Bahkan, menurut sebuah penelitian, 94 persen responden mengaku puas dengan kehidupan seks pascakelahiran bayi mereka. Dan, lebih dari setengahnya mengatakan hubungan intim membaik setelah memiliki bayi.

Tapi yang jadi pertanyaan, berapa lama Anda dan pasangan dapat kembali aktif berhubungan seks?
 
Seperti dikutip Parents, sebagian besar dokter menyarankan hubungan seks pertama sebaiknya minimal enam minggu pascapersalinan, atau lebih dalam beberapa kondisi. Ini untuk memberikan waktu bagi diri Anda untuk sembuh. Pelepasan sisa darah dan jaringan rahim atau lochia mungkin berhenti saat itu juga.
 
Namun ada beberapa hal yang perlu Anda ketahui mengenai hubungan seks saat memiliki bayi baru lahir. Apa saja itu?
-Seks terasa tidak menyenangkan
Seringkali rasa sakit bukan hanya dari trauma persalinan. Tetapi juga berkaitan dengan tingkat rendah estrogen yang memengaruhi elastisitas jaringan vagina. Hal itu diutarakan ginekolog dan penulis The Venus Week Rebecca Booth. Kadar estrogen turun tepat setelah melahirkan dan tetap rendah saat menyusui.
 
"Penurunan estrogen dikombinasikan dengan kadar prolaktin dan oksitosin yang tinggi dapat meniru menopause selama dua hingga tiga bulan pertama," kata Dr. Booth.
 
Ibu yang menjalani operasi caesar mungkin akan mengalami hubungan seks yang menyakitkan bahkan enam minggu pasca persalinan. Bekas episiotomi atau laserasi lainnya memerlukan waktu untuk sembuh tergantung seberapa luas luka dan tempat luka tersebut.
-Kehilangan gairah seks pascapersalinan
Kurang tidur, perubahan dinamis antara Anda dan pasangan, dan mungkin masalah citra tubuh bisa membuat Anda tidak bersemangat untuk bercinta setelah kelahiran bayi. Jika Anda menyusui, tubuh melepas oksitosin yang juga menekan libido.
 
"Menjaga gairah seks rendah adalah cara tubuh untuk mencegah kehamilan lain terlalu cepat," kata Booth.
-Perubahan bentuk Vagina
Tergantung pada usia dan berapa banyak anak yang Anda miliki, mungkin ada perubahan pada organ genital Anda. Bahkan pada yang dioperasi caesar vagina karena hormon-hormon kehamilan melebarkan pelvis.
 
"Inilah sebabnya. Meski kehilangan berat badan bayi dengan cepat sebagian wanita sulit memakai pakaian sebelum hamil selama berbulan-bulan. Senam kegel dan pilates dapat membantu mengencangkan kembali dasar panggul," tambahnya.
-Seks usai kelahiran penting untuk keintiman
Keintiman fisik yang memudar tidak baik bagi hubungan. Bahkan kata pelatih seks dan ibu, Amy Levine, kondisi itu dapat menyebabkan kebencian pada pasangan.
 
"Saling menyentuh dan berciuman dengan penuh cinta dan dilanjutkan dengan seks pasca melahirkan ketika Anda siap. Tidak banyak waktu setelah kehadiran bayi untuk sebuah kencan romantis. Sehingga hubungan seks dapat mengingatkan bahwa kalian berdua adalah tim, lebih dari sekedar ibu dan ayah," jelas Amy.
-Quickies adalah teman baru
Minta pasangan melakukan apa yang membuat Anda bersemangat dan lakukan yang diperlukan untuk menjaga perhatian saat itu. Fokus pada perasaan dan apa yang sedang kalian lakukan.
-Seks siang hari menyenangkan lho
Pada malam hari banyak orang tua terlampau lelah untuk berhubungan seks. Cari waktu berdua saat bayi tidur siang atau di sore hari.
 
"Kami membutuhkan sesuatu untuk keluar dari tekanan yang bisa Anda berdua nantikan," terang Amy.
-Seks setelah persalinan mungkin lebih menggairahkan
Banyak wanita menikmati seks lebih baik setelah kelahiran bayi daripada sebelum menjadi orang tua.
 
"Kemungkinan melahirkan membangunkan kita pada serangkaian sensasi, dan sebagai hasilnya, tubuh kita, terutama alat kelamin kita, menjadi lebih hidup, meningkatkan potensi kesenangan kita," ungkap Amy.
 
Melahirkan juga dapat menggeser bagian internal kita ke tempat yang tepat, untuk membuatnya lebih sensitif terhadap stimulasi. Banyak wanita mengatakan lebih nyaman dengan tubuh dan mengalami lebih orgasme lebih intens setelah memiliki anak.
-Anda kembali menginginkan seks setelah kelahiran
Sama seperti rindu berkumpul dengan teman dan tidur siang yang nyaman, Anda akan kembali menginginkan hubungan seks. Beri diri Anda waktu untuk benar-benar sembuh, tetapi sesuaikan dengan peran baru Anda.
 
Bersikap jujur dan terbuka dengan pasangan. Seringkali Anda merasa tidak ingin memulainya, namun sangat senang setelahnya. Jumlah anak tidak memengaruhi kehidupan seks, anak pertama atau ketiga dan keempat.
 
Intinya: Pada titik tertentu Anda akan menyadari hidup dengan anak-anak akan selalu kacau. Dan hal-hal tertentu seperti dan Anda hanya perlu melakukan hal-hal tertentu termasuk seks untuk tetap seimbang.  (Medcom/OL-12)

BERITA TERKAIT