21 December 2019, 07:30 WIB

Dukungan agar Trump Dicopot tidak Sampai 50%


Melalusa Susthira K | Internasional

AFP/Brendan Smialowski
 AFP/Brendan Smialowski
Presiden AS,Donald Trump.

MESKIPUN mayoritas responden setuju DPR Amerika Serikat memakzulkan Presiden Donald Trump, dukungan untuk melengserkannya dari jabatan presiden kurang dari dukungan yang diperkirakan. Sebanyak 48% rakyat AS secara keseluruhan (dan 49% responden) mengatakan mendukung. Sebaliknya 40% orang AS (dan 45% responden) menentang Trump dilengserkan dari jabatan presiden.

Demikian jajak pendapat terbaru yang dilakukan Yahoo News bersama YouGov pada 18-19 Desember setelah DPR AS menggelar sesi pemungutan suara.

Survei itu juga menunjukkan 53% responden mengatakan Trump telah menyalahgunakan kekuasaan sebagai presiden, sedangkan yang membantahnya 40%. Selain itu, sebanyak 51% responden mengatakan Trump telah menghalangi Kongres, dan hanya 40% responden kembali membantahnya.

Bila menerawang ke depan, menurut survei itu, sebanyak 65% penduduk AS memprediksi Senat akan gagal menghukum dan mencopot Trump dari jabatan presiden.

Meskipun prediksi Trump akan dihukum dan dicopot Senat jauh di bawah mayoritas, terjadi peningkatan sebanyak 14% setelah DPR AS menggelar pemungutan suara pemakzulan Trump.

Begitu pula peningkatan yang terjadi dengan prediksi Trump akan gagal dihukum dan dicopot Senat yang naik sebesar 21%.

Sementara itu, dalam cicitan di Twitter, Trump meminta agar dirinya segera diadili.

"Setelah Demokrat memberi saya proses yang tidak sesuai di DPR, tidak ada pengacara, tidak ada saksi, tidak ada apa-apa, mereka sekarang ingin memberi tahu Senat bagaimana mereka menjalankan persidangan. Sebenarnya, mereka tidak memiliki bukti apa pun, mereka tidak akan menunjukkannya. Mereka tak mau ambil bagian. Saya ingin segera diadili!" kicau Trump.

Presiden 'Negeri Paman Sam' itu juga mendesak sekutu-sekutunya dari Partai Republik untuk mengerahkan kontrol ketat terhadap persidangan pemakzulannya di Senat dan memastikan pembebasan dirinya dari tuduhan secara cepat itu.

Pemimpin mayoritas Senat AS, Mitch McConnell, mengisyaratkan bahwa pertikaian dengan Demokrat di DPR menyangkut masalah persidangan masih akan berlanjut hingga tahun baru. Dalam pidatonya ia mengolok-olok tuntutan saksi dan bukti yang dijadikan sebagai dasar pasal pemakzulan Trump.

"Kami tetap menemui jalan buntu pada persiapan ini," ujar McConnell. (Uca/AFP/Yahoo/X-7)

BERITA TERKAIT