20 December 2019, 22:31 WIB

Puluhan Rumah Disambar Petir dan Puting Beliung di Rote


Palce Amalo | Nusantara

Ilustrasi
 Ilustrasi
Disambar petir

SEBANYAK 29 rumah penduduk dan satu tempat ibadah disambar petir dan puting beliung di lokasi berbeda di Kabupaten Rote Ndao, Nusa Tenggara Timur, Jumat (20/12).

Satu rumah di antaranya hangus terbakar, milik Nalsun Mbau, 40, warga Dusun Aduoen, Desa Boni, Kecamatan Rote Barat Laut.

Tidak ada korban jiwa dalam musibah tersebut karena saat kejadian, penghuni rumah tidak berada di rumah.

"Awalnya petir menyambar sebuah pohon lontar dan mengenai rumah," kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Rote Ndao, Diksel Haning saat dihubungi lewat telepon, Jumat (20/12).

Petir juga mengenai tiga rumah lainnya di dusun tetangga, yakni Dusun Boni, namun tidak sampai terbakar yakni rumah milik Mersi Henuk, Putri Henuk, dan Yusuf Mbuik. Satu rumah lagi di Desa Oebole, Kecamatan Rote Barat Laut juga dilaporkan terbakar akibat petir.

"Warga yang rumahnya  kena sambar petir dan hangus terbakar saat ini menumpang di rumah keluarga," ujarnya.

Sedangkan rumah penduduk yang terkena puting beliung terdapat di Desa Oenitas, Kecamatan Rote Barat. Menurut Diksel Haning, di lokasi itu tercatat 24 rumah rumah penduduk mengalami kerusakan serius akibat puting beliung, termasuk satu rumah ibadah.

"Ada rumah yang atapnya diterbangkan angin sampai radius 100 meter, yang hampir sebagian rumah rusak dan juga fondasi rumah retak," kata Diksel Haning.

Dia mengaku bersama pegawai BPDB lainnya, camat, kepala desa dan warga masih berada di lokasi kejadian untuk melakukan pendataan atas kerusakan yang ditumbulkan puting beliung dan petir tersebut. Mereka juga melakukan edukasi kepada warga untuk melakukan penyelamatan diri saat terjadi petir dan puting beliung.

"Estimasi kerugian lebih dari Rp100 juta," ujarnya. (OL-11)

 

BERITA TERKAIT