21 December 2019, 00:25 WIB

Berpacu Memoles Destinasi Wisata Unggulan


MI | Nusantara

wikipedia
 wikipedia
Kawasan wisata Curug Citambur 

KAWASAN wisata Curug Citambur di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat (Jabar) akan dikembangkan. Kabupaten itu mendapat kucuran bantuan dana Rp25 miliar dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jabar untuk penataan kawasan wisata Curug Citambur di Desa Karangjaya, Kecamatan Parungkuda.

Anggaran itu nantinya akan digunakan untuk pembangunan infrastruktur jalan menuju ke objek wisata tersebut.

“Kita mendapatkan anggaran dari Pemprov Jabar sebesar Rp25 miliar untuk menata infrastruktur jalan sepanjang 17 kilometer dimulai dari Sinagar hingga ke perbatasan Ciwidey Kabupaten Bandung. Sisanya nanti ditambah dari DAK (dana alokasi khusus),” kata Plt Bupati Cianjur Herman Suherman usai rapat koordinasi di kantor Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Kabupaten Cianjur, Senin (2/12).

Pemkab Cianjur menargetkan sejumlah penataan destinasi wisata bisa dituntaskan tahun ini dan tahun depan. Di antaranya Kampung Wisata Pandanwangi di Kecamatan Warungkondang dan Hutan Kota Cianjur di Desa Babakan Karet Kecamatan Cianjur.

“Saya sudah koordinasikan dengan sejumlah perangkat daerah teknis. Kita harus menuntaskan objek-objek wisata untuk menarik wisatawan berdatangan karena nanti akan memiliki nilai jual,” ucapnya.

Selain Kabupaten Cianjur, Dinas Pemuda Olahraga Kebudayaan dan Pariwsata (Dinporabudpar) Banyumas, Jawa Tengah berupaya untuk berbenah guna menarik semakin banyak wisatawan.

Kepala Dinporabudpar Banyumas,  Asis Kusumandani mengungkapkan, pihaknya terus mengembangkan destinasi wisata meski alokasi anggaran mengalami penurunan. “Tahun 2020 mendatang, alokasi anggaran hanya berkisar Rp16 miliar, atau turun Rp6 miliar ketimbang tahun ini.”

Meski dengan dana terbatas, lanjutnya, Banyumas tetap gigih mendatangkan wisatawan lebih banyak. “Banyumas, tidak bisa lepas dari ikon utamanya, yakni Lokawisata Baturraden.”

Sementara itu, sebanyak 18 taman di Kota Cirebon pengelolaannya diserahkan ke pihak swasta. Dengan taman yang hijau, diharapkan bisa menyejukkan Kota Cirebon yang beriklim panas.

“Keluhan orang yang datang ke Kota Cirebon itu panas,” kata Wali Kota Cirebon, Nashrudin Azis, Kamis (19/12). Keluhan tersebut dianggap Azis wajar karena memang Kota Cirebon terletak di pesisir pantai.

Cirebon dikenal kaya dengan berbagai peninggalan sejarah dan budaya, seperti empat keraton, masjid kuno, dan kuliner. (BB/LD/UL/N-3)

 

BERITA TERKAIT