20 December 2019, 21:05 WIB

Fosil Pohon Tertua Kembali Ditemukan di Big Apple


Irana Shalindra | Weekend

Dok. Dr Charles Ver Straeten
 Dok. Dr Charles Ver Straeten
Fosil pohon tertua yang ditemukan di kawasan Negara Federal Bagian New York, AS.

Fosil pohon yang disinyalir tertua, berasal dari 386 juta tahun ditemukan di sebuah tambang terbengkalai di New York, AS.

Para ilmuwan meyakini hutan tempat mereka berasal begitu luas sehingga awalnya membentang di luar Pennsylvania.

Penemuan di Kairo, New York ini, diperkirakan dua atau tiga juta tahun lebih tua dari yang sebelumnya merupakan hutan tertua di dunia di Gilboa, juga di Negara Bagian New York.

Temuan itu memberi pemahaman baru pada pengetahuan evolusi pohon.

Lebih dari 10 tahun yang lalu para ahli dari Universitas Cardiff, Inggris, Universitas Binghamton di AS dan Museum Negara Bagian New York mulai melihat situs di kaki Pegunungan Catskill di Lembah Hudson.

Sejak itu, mereka telah memetakan lebih dari 3.000 meter persegi hutan, dan menyimpulkan bahwa hutan itu adalah rumah bagi setidaknya dua jenis pohon: Cladoxylopsids dan Archaeopteris. Jenis pohon ketiga belum diidentifikasi.

Palaeobotanist, Dr Chris Berry dari Cardiff University adalah rekan penulis studi dalam jurnal Current Biology. "Ini adalah tempat tertua di mana kamu bisa berkeliaran dan memetakan di mana pohon-pohon fosil berdiri di bagian tengah era Devonian."

Para peneliti mengatakan mereka juga menemukan akar kayu yang sangat panjang yang mengubah cara tanaman dan tanah mengumpulkan air.

"Ini adalah hutan yang sangat kuno sejak awal saat planet berubah menjadi hijau dan hutan menjadi bagian normal dari sistem Bumi," kata Dr Berry.

Maklum, hutan musnah karena banjir.

Bagaimana ini membantu kita memahami masa lalu planet ini?

Fosil pohon membantu kita menandai transisi antara planet tanpa hutan dan planet yang sebagian besar tertutup pohon.

Dr Berry mengatakan mempelajari situs tersebut dapat memberi kita pemahaman yang lebih baik tentang bagaimana pohon berevolusi dan bagaimana mereka menurunkan karbon dioksida (CO2) dari atmosfer.

"Kami menyadari saat ini bahwa memiliki hutan adalah hal yang baik dan membakar hutan dan deforestasi adalah hal yang buruk."

Prof Howard Falcon-Lang dari Royal Holloway, London mengatakan tidak ada keraguan bahwa ini adalah hutan fosil paling awal yang kita ketahui. "Mungkin di masa depan, sesuatu yang bahkan lebih tua muncul, paleontologi penuh kejutan! Tapi untuk saat ini, ini sangat menarik." (BBC/M-2)

BERITA TERKAIT