20 December 2019, 19:18 WIB

Baskara Putra Ngobrol di Duo Budjang


Retno Hemawati | Weekend

Narasi
 Narasi
Baskara Putra di Duo Budjang

BELUM lama, Baskara Putra lewat Hindianya juga sukses menggelar konser “Perayaan Bayangan”. Sehari setelahnya, Baskara menyempatkan diri mengobrol dengan Duo Budjang (Narendra Pawaka dan Mario Pratama). 

Kepada Duo Budjang, ia menceritakan soal dirinya yang sering dijadikan tempat mengadu penggemarnya. Mulai dari masalah seputar HAM sampai kesehatan mental. Tonton selengkapnya obrolan Baskara bersama Mario dan Eda dalam program Duo Budjang episode "Hindia: Gue Masih Belajar Mencari Ketenangan" di kanal YouTube Narasi Entertainment.

Kesuksesan band .Feast yang sangat cepat, menjadi salah satu pemicu Baskara Putra mengalami mental breakdown di awal 2019. Bukannya tidak siap, tapi seperti dipaksa untuk siap. 

Sejak itu, Baskara merasa tidak punya ruang untuk dirinya sendiri. Sekarang, tidak ada satu hari pun, di mana Baskara tidak diajak foto oleh penggemarnya. Bagi musisi yang memiliki nama lengkap Daniel Baskara Putra ini, popularitas terasa melelahkan. Ia perlu mengeluarkan energi lebih untuk sekadar menerima ajakan berfoto atau mengobrol bareng.

Di luar .Feast, Baskara baru-baru ini telah merampungkan proyek solonya, Hindia, dengan merilis album “Menari dengan Bayangan”. Baskara membuat album ini untuk dirinya sendiri sekaligus menjadi sebuah terapi. Menurut Baskara, album Hindia tidak akan terwujud tanpa Kunto Aji. “Gue merasa album Mantra Mantra (milik Kunto Aji) menyelamatkan hidup gue di awal tahun ini. Kalau enggak ada itu, enggak ada Hindia,” tutur Baskara.

Bicara soal pencapaian dan kesuksesan yang ia raih di usia 25 tahun, Baskara yakin jika semua orang punya waktunya masing-masing. “Hidup itu maraton, bukan lomba lari,” kata Baskara. (M-4)

BERITA TERKAIT