20 December 2019, 22:20 WIB

Xi Jinping Puji Patriotisme Makau


Melalusa Susthira K | Internasional

PRESIDEN Tiongkok Xi Jinping memuji Makau karena berhasil menerapkan prinsip “satu negara, dua sistem” di bawah pemerintah pusat Tiongkok. Ia juga memberikan penghormatan kepada warga Makau atas patriotisme dan kepedulian mereka terhadap kepentingan nasional Tiongkok, kontras dengan Hong Kong yang dilanda demonstrasi.

Hal tersebut disampaikan Xi saat menghadiri peringatan 20 tahun dikembalikannya Makau kepada pemerintahan Tiongkok oleh Portugis. Peringatan tersebut berpusat pada pelantikan Kepala Eksekutif Makau baru Ho Iat-seng, yang digambarkan Xi sebagai babak bersinar dari prinsip “satu negara, dua sistem”.

“Keberhasilan Makau memberi tahu kita bahwa selama kita meyakini prinsip satu negara, dua sistem, semangat dan keunggulannya dapat diwujudkan,” ujar Xi di Makau, Jumat (20/12).

“Ini juga memberi tahu kita bahwa penerapan prinsip ini dapat bertahan lama hanya jika kita bisa memastikannya tidak berubah,” tambahnya.

Ia menggarisbawahi bahwa dengan melakoni baik prinsip “satu negara, dua sistem” dengan tetap menjanjikan otonomi, dapat mengantarkan pada kesuksesan seperti Makau yang menjadi pusat kasino internasional.

Pernyataan Xi tersebut seolah dialamatkannya sebagai teguran bagi Hong Kong, yang dilanda demonstrasi berkepanjangan menuntut demokrasi yang lebih luas dan pengurangan intervensi Tiongkok terhadap otonominya.

“Rasa kebangsaan dan semangat patriotik telah mengakar dalam di hati orang-orang muda,” tutur Xi di depan khalayak, seraya menambahkan bahwa kesetiaan terhadap Beijing adalah alasan paling penting bagi kesuksesan Makau.


Kekuatan asing

Xi juga menggunakan pidatonya itu untuk memperingatkan terhadap kekuatan asing yang mencoba mengambil sikap dan mencampuri Hong Kong yang telah dilanda demonstrasi selama enam bulan terhadap pemerintahan Beijing. Ia kembali mengatakan bahwa urusan Hong Kong maupun Makau adalah urusan dalam negeri Tiongkok.

“Kami pasti tidak akan membiarkan kekuatan asing mengganggu urusan Hong Kong dan Makau,” pungkas Xi yang kemudian disambut dengan tepuk tangan.

Makau sangat kaya karena menjadi satu-satunya wilayah Tiongkok di mana perjudian dilegalkan. Dalam dua dasawarsa terakhir, ekonomi Makau dengan kasinonya yang berkilauan telah melesat. Pendapatan kasino di Makau sama dengan pendapatan kasino Las Vegas dalam sebulan.

Kepala Eksekutif Makau baru Ho Iat-seng pun menyebut bahwa kekayaan Makau telah meningkat sejalan dengan pertumbuhan ekonomi Tiongkok yang sangat besar.

“Makau dan Tiongkok daratan saling terkait dan ditakdirkan untuk berkembang sebagai kesatuan,” ujar Ho dalam pidato pelantikannya.

Pada kesempatan itu, Xi juga menggarisbawahi undang-undang anti-hasutan yang sudah sejak lama disahkan di Makau. Berbeda dengan Hong Kong yang telah menentang selama bertahun-tahun undang-undang khas Tiongkok daratan tersebut. Demonstrasi pun jarang terjadi di Makau, karena setengah dari 700 ribu populasi kuatnya berasal dari Tiongkok daratan. (AFP/SCMP/I-1)

BERITA TERKAIT