20 December 2019, 11:42 WIB

Jokowi Ingin Ekspor UMKM Ditingkatkan


Hilda Julaika | Ekonomi

ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari
 ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari
Presiden Joko Widodo

PRESIDEN Joko Widodo membuka pameran UMKM BRILian Preneur 2019 UMKM Export. Pameran yang diinisiasi oleh Bank BRI ini menghadirkan sejumlah produk unggulan dari 155 Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) binaan BRI yang sudah melakukan ekspor dan siap ekspor. Presiden Jokowi mengatakan bahwa UMKM memiliki optimisme untuk meningkatkan kontribusinya pada negara yang saat ini masih berada di angka 14%.

"Ketika saya masuk ke sini (pameran BRILian) saya optimis pada UMKM Indonesia. Selanjutnya bagaimana meningkatkan kapasitas agar bisa ekspor lebih banyak lagi. Caranya kita harus bisa bersaing secara global," ujar Presiden dalam sambutannya, Jumat (20/12).

Di kesempatan yang sama Direktur Utama (Dirut) BRI Sunarso mengatakan Sunarso mengungkapkan bahwa UMKM Export BRILian Preneur 2019 diselenggarakan dengan tujuan utama mempertemukan pengusaha UMKM dengan pembeli potensial dari luar negeri, serta untuk meningkatkan kapasitas dan kualitas pengusaha UMKM untuk berorientasi ekspor.

"BRI memfasilitasi UMKM untuk bisa Go Global dan memiliki daya saing internasional. Terdapat 155 UMKM binan BRI dan anggota Rumah Kreatif BUMN (RKB). Serta mempertemukan 74 calon pembeli mancanegara," ujar Sunarso.

UMKM Export BRILian Preneur 2019 menyajikan konsep pameran atau expo dengan menampilkan hasil produk UMKM binaan Bank BRI. Selain itu, Bank BRI juga menyuguhkan acara Business Matching, Talkshow, UMKM Award, Barista Competition, Artist Performance, hingga Art Instalation.

Sementara itu, terkait dengan pemberdayaan UMKM, Bank BRI mengatakan ingin terus berkomiten untuk berkontribusi dalam hal pengembangan UMKM. Salah satunya melalui penyaluran kredit sebesar Rp. 903,14 Triliun. Dengan sebesar 77,60 persen disalurkan ke segmen UMKM dan porsi tersebut akan terus ditingkatkan hingga 80 persen pada tahun 2022.

Sebagai informasi, Bank BRI saat ini memiliki Rumah Kreatif BUMN sebanyak 54 RKB BRI dengan jumlah anggota mencapai 398 ribu dan telah mengadakan sebanyak 3.994 pelatihan. RKB ini ditujukan untuk mendorong pelaku UMKM naik kelas. Melalui program pendampingan dan pelatihan yang di beri nama BRIncubator.

Bank BRI juga memiliki BRI Microfinance Center (BMC) yang merupakan lembaga riset dan konsultasi yang didirikan Bank BRI untuk mendampingi UMKM agar terus tumbuh dan mampu bersaing di pasar. Selama bulan November – Desember 2019 Bank BRI tercatat menggelar CSR BRI Peduli berupa pelatihan 10.000 UMKM di seluruh Indonesia sebagai upaya mendorong pelaku UMKM naik kelas.(OL-4)

BERITA TERKAIT