20 December 2019, 10:58 WIB

Anies Akan Panggil Panitia DWP Soal Kondom dan Miras


Putri Anisa Yuliani | Megapolitan

MI/Ramdani
 MI/Ramdani
Djakarta Warehouse Project (DWP) 2017

PEMERINTAH Provinsi DKI Jakarta sedang mengevaluasi penyelenggaraan Djakarta Warehouse Project yang berlangsung pada 13-15 Desember lalu.

Evaluasi itu terkait dengan pernyataan FPI yang menyatakan menemukan kontrasepsi serta minuman keras dalam penyelenggaraan acara musik bertaraf internasional itu.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan pun akan memanggil penyelenggara guna mengonfirmasi antara temuan yang diverifikasi oleh Pemprov DKI.

"Mereka akan dilakukan pemanggilan untuk ditunjukkan ini komitmennya dibandingkan dengan kenyataannya. Nanti kita lakukan penilaian," ungkap Anies usai menghadiri agenda di kantor PT Food Station Tjipinang Jaya, Pulo Gadung, Jakarta Timur, Jumat (20/12).

Baca juga: FPI Sebut Kebijakan Anies 'Maksiat Friendly'

Anies menyebut dalam pengajuan izin, penyelenggaea diminta untuk membuat komitmen agar patuh pada aturan yang berlaku.

Guna memastikan komitmen tersebut dipatuhi, tim Pemprov DKI pun menerjunkan tim lapangan untuk melakukan pengawasan.

"Jadi penyelenggara memiliki komitmen sebelum penyelenggaraan. Mereka menandatangani komitmen. Tim kita berada di lapangan memantau dan terkumpul data-data," tegasnya.

Sebelumnya, anggota FPI memprotes Pemprov DKI agar tidak lagi memberikam izin penyelenggaraan DWP tahun depan. Sebabnya, agenda itu hanya dijadikan ajang pesta miras. FPI pun mengklaim menemukan kontrasepsi dan miras di lokasi acara di Jakarta International Expo (JIExpo) Kemayoran.(OL-4)

BERITA TERKAIT