20 December 2019, 04:40 WIB

El Clasico Imbang VAR Tuai Kutukan


(Faj/Marca/R-2) | Sepak Bola

(Photo by LLUIS GENE / AFP)
 (Photo by LLUIS GENE / AFP)
Bek Real Madrid Spanyol Sergio Ramos (kanan) menantang pemain depan Argentina Argentina Lionel Messi (C) di sebelah kiper Real Madrid Belgia

LAGA El Clasico di Camp Nou, Barcelona, kemarin dini hari WIB, antara Barcelona dan Real Madrid edisi ke-179 yang berakhir imbang 0-0 menyisakan cerita.

Pemain Real Madrid Casemiro mengutuk VAR (video assistant referee) tidak mengintervensi pertandingan ketika rekannya, Raphael Varane, jelas dilanggar di dalam kotak penalti.

Ia mengatakan pada tayangan ulang jelas pemain tuan rumah, Clement Lenglet mendaratkan kakinya di paha Varane di menit ke-18. Seharusnya, kata ia, VAR melihat itu dan wasit Alejandro Hernandez menunjuk titik putih.

"Di lapangan saya agak ragu, tapi ketika melihat video dan kaki Varane pada babak pertama tak diragukan lagi itu penalti. Kami marah karena mereka harusnya melihat kembali tayangan," kata Casemiro.

Tidak berselang berapa lama, Varane kembali menjadi sasaran pemain lawan. Kali ini Ivan Rakitic yang menarik baju Varane dan menyebabkan bek Prancis itu terjatuh bersama Gareth Bale. Kejadian ini pun lolos dari sanksi wasit.

Namun, wasit justru menggunakan rekaman pembantu wasit alias VAR ketika gawang Barca dibobol Bale di menit ke-72. Melalui bantuan VAR, terlihat Ferland Mendy, yang berperan sebagai pengumpan bola kepada Bale, sudah lebih dulu offside.

Buntut dari kekecewaan itu, Casemiro tak setuju VAR. "Saya tidak suka dengan VAR. Sepak bola lebih indah dengan kesalahan, kontroversial, dan obrolan di jalan-jalan," ungkap pemain asal Brasil yang berperan sebagai pemain jangkar di lini tengah Madrid.

Laga El Clasico tanpa gol menjadi yang pertama sejak November 2002. Hasil itu membuat Barcelona tetap memimpin klasemen La Liga dengan 36 poin. The Catalans unggul selisih gol atas Real Madrid yang mengisi posisi kedua. (Faj/Marca/R-2)

BERITA TERKAIT