19 December 2019, 16:50 WIB

Pemakzulan Trump Tak Berdampak Signifikan pada Ekonomi Indonesia


Ihfa Firdausya | Ekonomi

ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso
 ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso
Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo. 

GUBERNUR Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo menyebut pemakzulan Presiden AS Donald Trump tidak berpengaruh secara signifikan terhadap perekonomian Indonesia.

Menurut Perry, hal ini disebabkan stabilitas perekonomian Indonesia masih terjaga.

"Kalau kita melihat, Alhamdulillah di Indonesia pengaruhnya minimal. Yang kita pantau dari pergerakan nilai tukar rupiah, misalnya, kita tidak melihat pengaruhnya yang signifikan," ungkap Perry di Kompleks Bank Indonesia, Jakarta, Kamis (19/12).

Perry mengakui jika pemakzulan Trump dalam jangka pendek akan memengaruhi kondisi pasar keuangan global termasuk nilai tukar.

"Tapi pengaruhnya terhadap suatu negara akan dipengaruhi seberapa baik ekonomi di suatu negara," imbuhnya.

"Kami sampaikan ekonomi Indonesia cukup baik. Stabilitas terjaga, inflasi rendah, nilai tukar stabil, defisit current account yang terjaga, surplus neraca modal yang besar, maupun pertumbuhan ekonomi yang di atas 5%," terangnya.

Hal itu, menurut Perrya, akan memberikan ketahanan ekonomi Indonesia dari dampak global.

"Rupiah hari ini Alhamdulillah juga masih diperdagangkan di sekitar 13.980-13.990," pungkasnya.

Sebelumnya, Donald Trump menghadapi dua dakwaan pemakzulan, yakni untuk penyalahgunaan jabatan dan menghalangi penyelidikan oleh Kongres AS.

DPR AS telah melakukan voting dan menghasilkan 229 mendukung dan 198 menolak untuk memakzulan Presiden Donald Trump karena menghalangi penyelidikan oleh Kongres. Voting lain menghasilan 230 mendukung dan 197 menolak dalam dakwaan penyalahgunaan jabatan. (Ifa/OL-09)

BERITA TERKAIT