19 December 2019, 15:11 WIB

Adian Napitupulu akan Jalani Perawatan di RS Medistra


Cahya Mulyana | Politik dan Hukum

Istimewa
 Istimewa
Anggota Komisi I DPR RI Adian Napitupulu yang mendapat serangan jantung akan dibawa ke Jakarta dari Palangkaraya pada Kamis sore (19/12).

SEKRETARIS Jenderal DPP PDIP Hasto Kristiyanto mengatakan anggota Komisi I DPR RI asal partainya, Adian Napitupulu, akan menjalani perawatan di Rumah Sakit Medistra.

Rencananya Adian akan dijemput dari Palangka Raya untuk dibawa ke Jakarta pukul 15:30 WIB.

"Direncanakan pukul 15.30 WIB, sore ini, pesawat khusus dari Jakarta tiba di Palangkaraya. Dan selanjutnya pesawat itu akan membawa Bung Adian akan dibawa ke Jakarta, tepatnya ke RS Medistra, untuk dilakukan penanganan," terang Hasto dalam keterangan resmi, Kamis (19/12).

Menurut Hasto, Adian mengalami serangan jantung saat menjalani tugasnya pada Kamis, (19/12) pagi.

Saat kejadian, aktivis 1988 itu sedang berada di dalam perjalanan dengan menggunakan pesawat dari Jakarta ke Palangkaraya dalam rangka tugasnya sebagai anggota DPR.

Saat perjalanan, kata dia, Adian yang selalu bersemangat dalam menjalankan tugasnya ini tiba-tiba merasakan sakit di bagian badan. Adian bersama dengan rekan separtainya, Rudianto Tjen di pesawat yang sama.

"Kepada Pak Tjen, Bung Adian menyampaikan rasa sakit yang dirasanya. Awak kabin pesawat lalu diberi tahu dan segera memberikan pertolongan pertama di dalam pesawat," jelasnya.

Sesampainya pesawat dan mendarat di Palangkaraya, kata dia, pihak ground staff bandara sudah siap dan segera membawa Adian ke RS Muhammadiyah dan kemudian dibawa ke RSUD Dorrys Sylvanus.

Pihak medis langsung menugaskan dokter ahli jantung, Sanggap Sitorus dan Wakil direktur RS tersebut yakni Dr Theodorus juga ikut mengobservasi penanganan terhadap Adian.

"Perkembangan terkini, Bung Adian Napitupulu dalam penanganan dokter untuk menstabilkan kondisi badannya terlebih dahulu," Hasto.

“Kami mendoakan agar Bung Adian segera sembuh, pasca stabilisasi kondisi yang dilakukan oleh tim dokter RS Muhammadiyah dan RSUD Doris Sylvanus," pungkasnya. (Cah/OL-09)

BERITA TERKAIT