18 December 2019, 19:50 WIB

Perempuan Diminta Perdayakan Diri Melalui Teknologi


Rifaldi Putra Irianto | Humaniora

BERDSARKAN data dari Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII), Indonesia mengalami peningkatan 13% dalam hal jumlah pengguna internet dari tahun ke tahun. Wanita menempati porsi 48,57% dari keseluruhan pengguna internet.

Besarnya porsi wanita dalam penggunan internet, psikolog dari Yayasan Praktek Psikolog Indonesia, Dessy Ilsanty mengatakan kemajuan teknologi membuat cara pandang manusia berubah.

"Teknologi ini membuat cara pandang kita berubah, kalau dulu kita sulit mengetahui informasi sekarang arus informasi lebih mudah didapat. sehingga itu yang membuat cara pandang yang berubah," kata Dessy dalam Forum Wanita 'Ngumpul Asik' : Wanita Bisa Memberdayakan Diri Melalui Teknologi, di Jakarta, Rabu, (18/12).

Dessy mengatakan saat ini memberdayakan perempuan dari teknologi masih menjadi tugas bersama.

Ia mengatakan dengan arus informasi yang besar kerapkali perempuan dipermasalahkan dengan menshareing informasi tanpa menyaring terlebih dahulu informasi tersebut.

"Perempuan dituntut harus dapat beradaptasi dengan perkembangan teknologi informasi ini, jangan sampai derasnya arus informasi menjadi boomerang bagi perempuan dengan menshering informasi tanpa menyaring inormasi terlebih dahulu," ucapnya.

Ia menilai seharusnya perempuan lebih dapat memanfaatkan teknologi ke arah bagaimana teknologi dapat memberdayakan dirinya.

Menurut Dessy, dengan luasnya informasi diinternet dapat dimanfaatkan sebagai rujukan khusunya untuk pemberdayaan pada sektor ekonomi.

"Berbagai informasi dan pengetahuan yang dapat diakses dengan kemajuan teknologi ini dapat digunakan untuk memberdayakan perempuan, dengan kemampuan dan pengetahuan baru yang dapat menjadi pilihan karir yang baru atau sumber pendapatan," papar Dessy.

"Wanita yang berdaya akan bermanfaat dan signifikan disetiap rumah tangga, sehingga dapat memperkaya keluarganya dengan lebih banyak nilai-nilai positif," tukasnya.

Di sisi lain, mom influencer yang juga Istri dari mantan Plt Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat, Happy Djarot Saiful Hidayat, mengaku setuju bahwa perempuan harus dapat ikut memberdayakan diri melalui teknologi.

"Saya sendiri mengalami, kalau sudah buka medsos ini kok kayaknya menarik, gak terasa sudah berjam-jam menggunakan. Apasih sebenarnya yang kita dapat ?, dari situ saya berpikir kenapa kita tidak memanfaatkan teknologi untuk memberdayakan diri dan berkontribusi kepada keluarga," sebutnya.

Ia pun berharap kemajuan teknologi saat ini, tidak membuat para perempuan diperdayakan oleh teknologi. Melainkan harus memberdayakan teknologi itu sendiri.

"Saya lihat kalau teknologi ini bisa untuk jualan online, itu yang paling mudah karenakan perempuan inikan juga harus menjadi seorang ibu yang pastinya harus mendampingi putra putrinya," ujar Happy.

"Dia bisa memanfaatkan platform ini selain juga dia bisa menggali potensinya juga bisa untuk menambah income keluarganya," jelasnya.

Ia menjeleskan sejatinya, masih banyak hal-hal yang dapat diperdayakan perempuan melalui teknologi, namu disamping itu iya berharap para perempuan dapat memanfaatkan teknologi informasi ini dengan baik.

"Sebenarnya banyak sekali hal yang bisa kita manfaatkan dari teknologi untuk bisa meningkatkan kualitas keluarga, namun ditengah banyaknya informasi di Internet saat ini, kita perlu lebih hati-hati dalam memilih apa yang perlu dibaca dan apa yang bisa dipercaya," ucapnya

"Tips paling mendasar agar kita tidak diberdayakan teknologi khususnya dalam hal informasi ialah, bagaimana kita harus mencari tahu sumber informasi yang kita temukan di internet, pastikan bahwa sumber tersebut kredible serta terpercaya, kita juga perlu lebih bijak dalam menggunakan media sosial," tukasnya. (Rif/OL-09)

BERITA TERKAIT