19 December 2019, 13:00 WIB

Tiongkok Serukan Upaya Menahan Diri di Semenanjung Korea


Haufan Hasyim Salengke | Internasional

TIONGKOK mengulangi seruannya untuk menahan diri dan berkompromi, Kamis (19/12), ketika provokasi baru dari Korea Utara (Korut) memicu kekhawatiran akan memutuskan pembicaraan dengan Amerika Serikat (AS) dan melakukan uji coba senjata utama.

Wakil Menteri Luar Negeri Tiongkok Luo Zhaohui mengatakan kepada wartawan bahwa ketegangan di Semenanjung Korea agak meningkat di Korut tetapi situasi keseluruhan belum menyimpang dari jalur dialog dan konsultasi.

"Kami berharap pihak-pihak terkait mengedepankan upaya menahan diri dan bekerja melalui dialog untuk mewujudkan interaksi positif dan dengan cepat menemukan titik pertemuan untuk menemukan resolusi," kata Luo.

Baca juga: Kedubes Tiongkok di Indonesia Kecam Pemberitaan WSJ

Utusan khusus AS untuk Korut Stephen Biegun yang sedang melakukan tur di kawasan itu dijadwalkan tiba di Beijing pada Kamis (19/12) untuk mengadakan pembicaraan.

Pyongyang telah melakukan serangkaian tes senjata dan melancarkan perang kata-kata dengan Presiden AS Donald Trump dalam beberapa pekan terakhir memicu kekhawatiran kedua negara dapat kembali ke jalur bentrokan.

Luo sebelumnya menggembar-gemborkan resolusi bersama Dewan Keamanan PBB dan Rusia yang menyerukan penghapusan beberapa sanksi terhadap Pyongyang sebagai proposal terbaik untuk menyelesaikan konflik saat ini.

Washington telah menentang penghapusan sanksi terhadap Pyongyang dan memiliki hak veto di Dewan Keamanan yang beranggotakan 15 negara. Tidak jelas kapan atau apakah rancangan resolusi akan diajukan ke sesi pemungutan suara. (Al Jazeera/OL-2)

BERITA TERKAIT