18 December 2019, 23:37 WIB

Dukung Merdeka Belajar, Zenius Gratiskan Video Pembelajarannya


mediaindonesia.com | Teknologi

Dok. Zenius
 Dok. Zenius
Peluncuran gerakan #SemuaBisaZenius

SELAMA 15 tahun bekiprah, platform teknologi pendidikan (edtech) Zenius telah mengkurasi sekitar 80 ribu video pembelajaran di platformnya.

Kali ini, dengan gerakan #SemuaBisaZenius, platform tersebut menggratiskan puluhan ribu video tersebut dengan tujuan meningkatkan pembelajaran seluruh pelajar, pembelajar, pengaraj, dan semua pelaku pendidikan di Indonesia.

Sabda PS, Co-Founder Zenius Education Sabda PS mengatakan, video pembelajaran Zenius yang telah ditonton jutaan kali, telah mampu berkontribusi dalam pengembangan kemampuan akademik dan mengembangkan kemampuan secara utuh pemirsanya.

"Pencapaian ini menjadi motivasi besar bagi kami untuk terus berinovasi dan memberikan manfaat bagi sebanyak-banyaknya anak Indonesia di seluruh pelosok negeri," katanya dalam keterangan tertulisnya.

Ia berharap dengan gerakan #SemuaBisaZenius, dapat memberikan manfaat lebih besar, lebih mendalam, dan  bisa menjangkau lebih luas para pelajar, pembelajar, guru, maupun pelaku dunia pendidikan di seluruh Indonesia.

Baca juga: Guru Besar UT: Sistem Pembelajaran Online Ciptakan Keadilan

Metode pembelajaran yang dikembangkan Zenius lewat platformnya, mengutamakan pemahaman konseptual dan pembentukan daya nalar, sehingga kompetensi dasar yang ingin dibentuk adalah pemahaman mendalam mengenai konsep keilmuan, bukan hanya soal mengingat dan menghafal.

Dengan demikian, pelajar dan pembelajar diproyeksikan untuk memiliki pola pikir yang baik dan mampu beradaptasi serta mencari solusi atas masalah yang dihadapi. Kemampuan berpikir itu juga yang nantinya dibutuhkan oleh generasi masa depan untuk beradaptasi, berkolaborasi, dan bersaing.

Chief of Education Initiatives Zenius Education Amanda Witdarmono mengatakan, distribusi persebaran tenaga pendidik dan sumber materi belajar di Indonesia merupakan tantangan tersendiri yang perlu disambut dengan solusi yang efektif dan efisien.

Data dari Kemendikbud tahun 2018 menyebutkan bahwa rasio guru dan siswa di Indonesia masih jauh dari proporsi ideal, di mana di tingkat SD rasio tersebut menyentuh angka 1:38, di tingkat SMP 1:35, dan di tingkat SMA 1:34.

“Sebagai negara kepulauan terbesar di dunia, distribusi tenaga pendidik dan materi belajar akan sulit dan memakan waktu yang lama untuk menjangkau seluruh pelosok Indonesia jika hanya didistribusikan melalui jalan darat dan laut saja. Oleh karena itu, perlu solusi yang efektif dan efisien dengan bantuan teknologi internet untuk mempercepat jangkauan materi belajar dan tenaga pendidik ke seluruh pelosok negeri,” ujar Amanda.

“Dengan (Zenius) membuka akses video pembelajaran seluas-luasnya bagi anak bangsa, semoga semua pelajar dan pembelajar di Indonesia bisa belajar sesuai dengan minat dan bakatnya serta memperoleh kesempatan untuk merdeka belajar melalui program #SemuaBisaZenius,” pungkas Amanda. (RO/OL-7)

BERITA TERKAIT