18 December 2019, 20:36 WIB

Peruri Perkuat Platform Keamanan Digital di Era Industri 4.0


Ghani Nurcahyadi | Teknologi

Dok. Peruri
 Dok. Peruri
Direktur Utama Peruri Dwina Septiani Wijaya menjelaskan soal solusi keamanan digital yang dimiliki Peruri

DI era globalisasi, teknologi informasi telah menjadi bagian dalam setiap sendi kehidupan masyarakat. Sistem pengelolaan informasi yang transparan, real time serta memiliki fitur keamanan tinggi untuk melindungi suatu produk ataupun data dari pemalsuan menjadi suatu kebutuhan dasar bagi perusahaan di Indonesia.

Hal itu pun menjadi perhatian dari Perusahaan Umum Percetakan Uang Republik Indonesia (Peruri) yang mengembangkan platform keamanan digital (DSP) untuk mengantisipasi kompetisi bisnis yang makin kompetitif.

Direktur Utama Utama Perum Peruri Dwina Septiani Wijaya mengatakan, dengan pengalaman di bidang pengamanan dokumen milik negara, DSP yang dikembangkan Peruri membantu produk-produk Pemerintah Pusat dan Daerah, BUMN, atau perusahaan swasta menjamin keaslian dan terlindungi keamanan data perusahaan serta pelanggannya.

"DSP kami rasakan penting untuk membantu perusahaan di Indonesia untuk berdaya saing memasuki era community 5.0 dan industry 4.0 seperti yang telah digaungkan Pemerintah selama ini,” tambah perempuan yang karib disapa Nana itu dalam keterangan tertulisnya.

Diperkuat dengan PP No. 6 tahun 2019 yang menyatakan bahwa Peruri sebagai institusi pencetak dokumen sekuriti negara dan sertifikat bernilai uang serta jasa bisnis digital, Peruri telah siap dengan beberapa lini produk berbasis teknologi digital terkini siap pakai.

Baca juga : Pemerintah Dukung Digitalisasi UMKM Naik Kelas

Diantaranya adalan Peruri Code yang merupakan kode unik yang diproduksi sistem Peruri pada label sekuriti, dokumen dan atau media lainnya untuk menyimpan informasi publik & privat di dalamnya.

Peruri Code memiliki peranan penting untuk penjaminan keaslian (authentication), kontrol distribusi (supply chain) dan penjaga brand image (brand protection) guna mempertahankan dan meningkatkan kepuasan pelanggan terhadap suatu produk komersil.

"Penerapan Peruri Code memiliki beberapa jenis teknologi, antara lain Secure 2D Code, Secure Quick Response Code, RFID, Near Field Communication (NFC), dan Internet of Things (IoT),” jelas Nana.

Dengan dukungan data referensi Dukcapil berdasarkan PKS No. 119/3240/DUKCAPIL, layanan Peruri Sign memiliki kemampuan untuk melakukan proses e-KYC yang memanfaatkan face recognition dengan teknologi biometric terkini.

Peruri Sign merupakan platform yang dimiliki PERURI untuk menjamin kerahasiaan data (confidentiality), melindungi integritas isi dokumen (data integrity), menjamin keaslian data (authentication) dan jaminan nirsangkal (non-repudiation) dari suatu dokumen elektronik sehingga dapat diketahui keabsahan dan keasliannya.

Baca juga :Digital Academy Dukung Peningkatan SDM Indonesia di era 4.0

“Penerapan Peruri Sign dalam aplikasi tanda tangan elektronik (digital signature) sudah menjadi kebutuhan dasar perusahaan-perusahaan di dunia, termasuk di Indonesia,” tambah Nana.

Adapun produk Peruri lainnya yaitu Peruri Trust yang merupakan platform untuk melakukan end-to-end monitoring pada proses produksi, distribusi hingga diterima konsumen sehingga dapat dipastikan barang tersebut tidak mengalami perubahan dan dijamin keasliannya.

Manfaat produk sekuriti Peruri Trust adalah mampu mengelola semua informasi dari suatu barang yang disimpan dan dikeluarkan hingga barang tersebut disahkan.

Peruri Trust memiliki beberapa produk sekuriti, seperti track and trace, digital locker dan penjaminan online. Peruri juga sebagai Penyelenggara Sertifikasi Elektronik (PSrE) tersertifikasi oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika melalui SK No.790 tahun 2019.

“Dalam menjaga keaslian dokumen, kami mampu melakukannya dengan cara hibrid (hybrid), yaitu mengkombinasikan fungsi penjaminan keaslian dokumen secara fisik dan juga digital ” tutup Nana. (RO/OL-7)

BERITA TERKAIT