18 December 2019, 15:54 WIB

Jelang Natal, Harga Telur dan Cabai Merah Naik


Adi Kristiadi | Nusantara

MI/Kristadi
 MI/Kristadi
Seorang ibu sedang membeli telor di Blok C Pasar Pancasila. 

Jelang libur Natal dan tahun baru 2019, harga kebutuhan pokok di sejumlah pasar tradisional di wilayah Priangan Timur merangkak naik, terutama bawang putih, merah, daging ayam, telur dan cabai merah. Kebutuhan telur sejak beberapa pekan terakhir ini, sudah mencapai Rp25 ribu per kilogram.

"Kebutuhan pokok sejak beberapa pekan telah mengalami kenaikan termasuk telur, daging ayam, cabai merah dan komoditas lainnya sudah merangkak naik mulai bawang merah, bawang putih, wortel, kentang, buncis, terung dan sejumlah sayuran," kata seorang penjual sayuran, Nining, 50, warga Cihideung, Rabu (18/12).

Nining mengatakan, libur natal dan tahun baru harga telur semula Rp19 ribu, Rp20 ribu, kini merangkak naik Rp25 ribu per kg. Sedangkan, cabai merah semula Rp25 ribu menjadi Rp32 ribu per kg, daging ayam Rp30 ribu naik Rp35 ribu per kg, bawang merah semula Rp28 ribu menjadi Rp32 ribu dan bawang putih Rp30 ribu naik Rp33 ribu per kg. Namun, kebutuhan lain yang merangkak naik yakni beberapa sayuran.

"Kenaikan kebutuhan pokok di sejumlah pasar tradisional sudah berlangsung sejak beberapa minggu. Ditambah pasokan dari petani selama ini mengalami hambatan pengiriman karena datangnya musim penghujan. Namun, selama ini pasokan cabai yang dikirim ke setiap kios telah membusuk," ujarnya.

Sementara itu, seorang pembeli telur Wiwin, 50, mengatakan, kenaikan telur di sejumlah pasar tradisional maupun modern harganya antara Rp24 ribu dan Rp25 ribu per kg. Kebutuhan tersebut dipasok dari Tasikmalaya dan Ciamis, tetapi yang lebih besar berasal dari Blitar tapi para pedagang selama beberapa hari ini untuk rata-rata pembeli bisa terhitung.

"Kami meminta agar pemerintah daerah agar secepatnya melakukan operasi pasar jangan sampai menunggu kebutuhan komoditas naik. Karena, semua harga bahan pokok sekarang ini sudah semakin mahal seperti telur, daging ayam, cabai merah, bawang putih, merah dan sayuran terutama kangkung Rp2.500 per ikat," tuturnya.

Pedagang telur Dedi, 47, yang berada di Blok C Pasar Pancasila mengatakan, untuk kebutuhan jelang natal dan tahun baru selama ini ada batasan pengiriman dari Blitar. Yaitu hanya mencapai 3 kwintal dari jumlah 5 kwintal bagi para distributor di wilayah Priangan Timur. Namun, dengan kenaikan akan berimbas pada para pelanggan yang biasanya 2-3 kg kini hanya membeli 1,5 kg.

"Jelang Natal dan tahun baru, kebutuhan telur semakin merangkak naik mulai dari Rp500 naik menjadi Rp1.500 hingga Rp2.000 dan kini harganya dari setiap penjual senilai Rp24 ribu hingga Rp25 ribu per kilogram. Kenaikan telur, membuat para pedagang mengeluhkan karena harus kehilangan para pelanggan dan semua telur tidak bisa bertahan lama," paparnya. (AD/OL-10)

BERITA TERKAIT