18 December 2019, 10:09 WIB

Lima Warga NTT Tewas Tersambar Petir


Palce Amalo | Nusantara

Antara
 Antara
Ilustrasi 

BADAN Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Nusa Tenggara Timur (NTT) menerima laporan bencana petir dan puting beliung selama dua bulan terakhir. Sesuai catatan BPBD selama November-Desember terjadi tiga kejadian warga tersambar petir yang mengakibatkan lima orang tewas, yakni di Kabupaten Timor Tengah Selatan, Manggarai, dan Sumba Barat.

Korban tewas akibat sambaran petir masing-masing ibu bersama anaknya di Sumba Barat dan Manggarai. Sedangkan korban di Timor Tengah Selatan seorang pemuda. Sedangkan kejadian puting beliung di lima kabupaten yakni Rote Ndao, Kupang, Sumba Barat Daya, Sumba Timur, dan Manggarai Barat.

"Kejadian bencana tersebut sudah ditangai dengan baik oleh BPDB kabupaten," kata Kepala BPBD NTT Thomas Bangke kepada Media Indonesia di Kupang, Rabu (18/12/2019).

Thomas menghimbau warga berhati-hati terhadap kejadian bencana alam karena saat ini wilayah NTT sudah memasuki musim hujan.

"Tetapi saat ini belum ada kejadian masif antara kabupaten," ujarnya.

Jika terjadi bencana dalam skala besar akan ditangani oleh BPBD Provinsi.

baca juga: NTT Terancam Kehilangan Generasi Akibat Stunting

"Kita ada rencana kontigensi, jika ada tanggap darurat itu sudah menjadi rencana operasional BPBD provinsi," katanya.

Sedangkan puting beliung yang melanda lima kabupaten tersebut tidak menimbulkan korban jiwa. Namun kerugian mencapai puluhan juta rupiah. Banyak rumah penduduk rata dengan tanah seperti di Desa Noelbaki, Kecamatan Kupang Tengah, Kabupaten Kupang. (OL-3)

 

BERITA TERKAIT