18 December 2019, 09:52 WIB

Jakarta Banjir, Anies Dinilai Hanya Fokus pada Beautifikasi


Insi Nantika Jelita | Megapolitan

ANTARA/Jaya Kusuma
 ANTARA/Jaya Kusuma
Kendaraan melintas di samping genangan banjir di Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta, Selasa (17/12)

ANGGOTA Komisi D Fraksi DPRD DKI Jakarta dari PDI Perjuangan Yuke Yurike menilai Pemerintah Provinsi (pemprov) tidak melakukan upaya preventif secara serius dalam menangani banjir di Ibu kota.

Hujan dengan intensitas tinggi pada Selasa (17/12) menyebabkan 19 titik banjir mengepung Jakarta.

“Prioritas Pak Gubernur nampaknya hanya fokus di program beautifikasi saja sehingga melupakan masalah Jakarta yang paling fundamental yaitu banjir,” ungkap Yuke dalam keterangan resmi, Jakarta, Rabu (18/12).

Menurut Yuke, Anies dan jajarannya tidak melakukan upaya pemeliharaan serta pengerukan waduk dan sungai di Jakarta.

Saluran gorong-gorong dan saluran air lainnya juga tidak dipersiapkan untuk mengatasi hujan di musim penghujan yang sudah di depan mata ini.

Baca juga: Siang Ini, Jakarta akan Kembali Diguyur Hujan Deras

Maka tidak mengherankan, kata Yuke, banjir kemarin terjadi di beberapa titik yang selama ini tidak terjadi banjir. Hal itu ia duga karena mampetnya saluran pembuangan air di wilayah tersebut.

Kemudian Yuke mengatakan, selain tidak memprioritaskan program penanggulangan banjir, program naturalisasi sungai selama beberapa tahun ini tidak berjalan, karena tidak dilakukan pembebasan lahan oleh Pemerintah Provinsi Jakarta. Padahal untuk pembangunan infrastruktur Pemprov bekerja sama dengan Pemerintah Pusat.

“Tidak jelas roadmap (yang dibuat) Pak Gubernur untuk penanggulangan banjir pada 2020 nanti. Malah fokus kepada program-program pencitraan yang tidak bermanfaat bagi masyarakat luas,” tutur Yuke.

Ia menilai seharusnya banjir kemarin menjadi alarm bagi Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk segera bergerak dan melakukan persiapan dalam menghadapi banjir ke depannya.

Pemprov tidak bisa selalu berngantung kepada kesigapan pasukan orange dan biru dalam upaya penanggulangan banjir. Diperlukan satu upaya yang kongkret dalam penanggulangan banjir Ibu kota. (OL-2)

BERITA TERKAIT