18 December 2019, 09:10 WIB

Program Literasi Pranikah dari Kemenpora Kini Sambangi Kota Solo


mediaindonesia.com | Humaniora

KEMENTERIAN Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) terus berpartisipasi dalam menangani problematika masyarakat. Tingkat permasalahan masyarakat seperti penelantaran anak, pelecehan seksual, kenakalan remaja, ujaran kebencian, dan persoalan sosial memang masih marak.

Permasalahan tersebuti tak lepas akibat renggangnya ikatan keluarga. Sadar atas hal tersebut, Kemenpora melalui Deputi Pengembangan Pemuda Kemenpora, Asrorun Ni'am Sholeh terus menekan pemasalahan itu dengan literasi pranikah.

Kegiatan literasi pranikah terus digaungkn Kemenpora. Setelah menggelar di sejumlah universitas di daerah, kini Literasi Pranikah yang digelar Kemenpora dilaksanakan di Kota Solo, Jawa Tengah.

"Pilihan bagi seorang pemuda adalah menjadi penyelesai masalah atau menjadi masalah itu sendiri", ujar Ni'am pada acara Pendidikan Kepemimpinan Pemuda dalam Rumah Tangga (PKPRT) di Universitas IAIN Surakarta, Jateng, Rabu (18/12).

Sementara itu, Rektor IAIN Surakarta, Mudhofir, menyambut baik kerja sama dengan Kemenpora.

IAIN Surakarta melalui Lembaga Penelitian dan Lembaga Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) terus berupaya meningkatkan kualitas lulusan sehingga semakin terasa kiprahnya di tengah masyarakat.

Kegiatan tersebut yang dilaksanakan IAIN Surakarta merupakan seri ke-8 dari 13 lokasi. Kegiatan itru bertujuan untuk penguatan kesehatan reproduksi pemuda, literasi hukum perkawinan, perlindungan anak dan pengasuhan berkualitas dan psikologi pemuda.

Acara diikuti oleh ratusan pemuda di Kota Solo dan sekitarnya. Bertindak sebagai narasumber antara lain Titik Haryati (mantan anggota KPAI Pusat), Reza Indragiri Amriel (praktisi), Endy Saputro (Pemerhati Generasi Milineal Solo), dan Sulhani Hermawan (Dosen IAIN Surakarta). (OL-09):

BERITA TERKAIT