18 December 2019, 10:20 WIB

Stasiun Sudirman Ramah Lingkungan


Indriyani Astuti | Megapolitan

STASIUN Sudirman di Dukuh Atas, Jakarta Pusat, ditetapkan menjadi satu dari tiga stasiun ramah lingkugan. Dua stasiun lainnya ialah Klender dan Jurangmangu. Tiga stasiun tersebut menjadi tempat belajar bagi stasiun dan fasilitas publik lain agar menjadi ramah lingkungan.

Stasiun Ramah Lingkungan itu digagas PT Kereta Commuter Indonesia dan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK).

Kepala Pusat Standardisasi Lingkungan dan Kehutanan (Pustanlinghut) KLHK Noer Adi Wardojo mengatakan konsep penerapan Stasiun Ramah Lingkungan tidak hanya terfokus pada perbaikan sarana dan manajemen, tetapi juga edukasi kepada pengguna stasiun, yaitu penumpang, pemilik toko, dan semua petugas stasiun terkait perilaku ramah lingkungan.

Standar yang dimaksud meliputi efisiensi air, yaitu penggunaan toilet hemat air, edukasi hemat air, dan pembuatan biopori.

Selain itu, efisiensi energi, seperti efisiensi penggunaan kipas angin, alur pejalan kaki di eskalator, penggunaan lampu LED, penggunaan energi terbarukan dari solar panel, edukasi bidang energi.

Lalu pengelolaan sampah, seperti penyediaan fasilitas pemilahan dan pengangkutan sampah terpilah, serta edukasi di bidang persampahan, penghijauan, dan penyampaian informasi dan edukasi untuk perilaku ramah lingkungan kepada pengguna kereta commuter.

"Ini amanah Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan No P90 Tahun 2016 tentang Standar Pelayanan Masyarakat pada Pos-Pos Fasilitas Publik dalam Rangka Peningkatan Kualitas Lingkungan," ucap Noer di Stasiun Sudirman, Jakarta, kemarin.

Nantinya, di Stasiun Sudirman akan diterapkan efisien energi seperti stasiun pengisian baterai telepon seluler yang energinya berasal dari panel surya, ada timer untuk penggunaan listrik, meminimalkan penggunaan air, dan edukasi mengenai pengurangan sampah pada pengguna commuter. (Ind/J-2)

BERITA TERKAIT