18 December 2019, 07:30 WIB

Stafsus Presiden Sumbangkan Gaji untuk Pendidikan di Daerah 3T


Antara | Humaniora

ANTARA/Wahyu Putro A
 ANTARA/Wahyu Putro A
Staf Khusus Presiden Joko Widodo, Billy Mambrasar

STAF Khusus Presiden Billy Mambrasar mengungkapkan niat baiknya menyumbangkan sebagian gajinya untuk pendidikan. Meski tidak menyebut berapa bagian dari gajinya, ia memastikan gaji Rp51 juta akan disisihkan untuk membangun Learning Center atau pusat pembelajaran.

Billy mengatakan niat baiknya itu tidak hanya sekadar di beberapa titik. Tetapi di semua daerah di Indonesia, terutama daerah 3T (tertinggal, terluar dan terdalam) sehingga semua bisa merasakan akses pendidikan.

"Saya akan membuka lebih banyak lagi learning center di daerah-daerah terluar untuk membantu ketiadaan sekolah atau ketiadaan guru supaya mereka memiliki aksesibilitas yang lebih baik," kata Billy, Selasa (17/12).

Pria kelahiran Serui Kabupaten Yapen, Papua itu menjelaskan dana tersebut akan dimanfaatkan untuk program latihan. Khususnya bagi pemuda di daerah.

Baca juga: Siapkan Guru sebelum Ganti Sistem

Ia pun bakal turun langsung untuk memberikan pelatihan. Seperti yang ia lakukan ketika blusukan di beberapa daerah 3T, seperti Meulaboh di Aceh, Arso dan Jayapura di Papua, hingga Semarang, Jawa Tengah.

Dalam blusukannya, jebolan Oxford University ini berdiskusi dan membagikan tips berwirausaha kepada milenial. Salah satunya membagi tips mempromosikan UMKM (Usaha Mikro Kecil dan Menengah) dan bisnis dengan memanfaatkan digitalisasi.

Billy bukan Stafsus Presiden pertama yang menyumbangkan gajinya untuk niat baik. Sebelumnya ada Adamas Belva juga menyatakan ia akan memberikan seluruh gajinya untuk mendukung pembangunan UMKM di Indonesia melalui program Cipta Nyata.

Program itu akan memberikan bantuan modal kepada calon penerima yang memiliki ide untuk membuka UMKM. (OL-2)

BERITA TERKAIT