17 December 2019, 21:54 WIB

Isu Jadi Dewas KPK, Petinggi Kompas: Belum Ada Komunikasi Apapun


Cindy Ang | Politik dan Hukum

WAKIL Pemimpin Umum Harian Kompas Budiman Tanuredjo mengaku tidak mengetahui kalau dirinya masuk bursa Dewan Pengawas (Dewas) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Belum ada informasi resmi disampaikan kepadanya.

"Kata siapa? Belum ada komunikasi apapun, enggak ada apa-apa," kata Budiman saat dihubungi Medcom.id, Selasa (17/12).

Dia enggan berkomentar soal informasi tersebut. Sebab informasi tersebut belum tentu benar. "Saya tidak tahu apapun, jadi saya mau komentar apa? Saya enggak tahu," tandasnya.

Presiden Joko Widodo mengungkapkan pemilihan anggota Dewas KPK dalam tahap finalisasi. Sosok terpilih itu akan diperkenalkan kepada publik saat pelantikan pimpinan KPK pada 20 Desember 2019.

Pemilihan Dewas KPK berbeda dengan seleksi pimpinan KPK. Presiden diminta memilih langsung lima sosok terbaik menduduki posisi yang baru dibentuk berdasarkan Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2019 tentang KPK. (X-15)

Baca juga: Dikabarkan Jadi Kandidat Dewas KPK, Indriyanto : Tidak Benar

Baca juga: Jhoni Ginting Jabat JAM-Pidum, Adi Toegarisman Jabat Dewas KPK?

Baca juga: Yusril tak Tertarik Bergabung di Dewan Pengawas KPK

BERITA TERKAIT