17 December 2019, 21:31 WIB

Longsor Tutup Jalur Ciwidey-Soreang


Eriez M Rizal | Nusantara

MI/Devi Gunawan
 MI/Devi Gunawan
Rawan longsor

HUJAN deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Bandung menyebabkan sebuah tebing yang digunakan galian pasir galian C di Desa Sadu, Kecamatan Soreang, Kabupaten Bandung, ambrol dan menutup jalan utama Soreang-Ciwidey, Selasa (17/12/) sore.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa longsor itu terjadi saat hujan deras. Tebing galian tanah setinggi 30 meter yang berada di pinggir jalan Soreang-Ciwidey kemudian ambrol dan menutup badan jalan.

Jalur utama Soreang-Ciwidey pun lumpuh karena tidak bisa dilalui kendaraan. Belum diketahui apakah ada korban jiwa atau tidak dalam peristiwa longsor tersebut.

Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bandung, Hendra Hidayat mengatakan peristiwa itu terjadi sekira pukul 15.00 WIB saat hujan deras turun mengguyur wilayah Bandung.


Longsor tersebut mengakibatkan material longsor menutupi jalan raya yang menghubungkan Kecamatan Soreang dan Ciwidey. Akibatnya masyarakat tidak bisa mengakses jalan tersebut karena ditutup sementara.

Hendra mengimbau, masyarakat agar menghindari kawasan tersebut. Karena pihak BPBD masih melakukan pengecekan untuk memastikan apakah terdapat potensi longsor susulan.

"Sebaiknya warga menghindari jalur tersebut untuk antisipasi, kami tim BPBD masih melakukan assesment," kata dia.

Laporan Dinas Pemadam Kebakaran (Disdamkar) Kabupaten Bandung, material longsor terjadi dari sisi lain kawasan tersebut. Sebagian petugas Disdamkar juga masih melakukan pembersihan lumpur akibat longsor. (OL-11)

 

BERITA TERKAIT