17 December 2019, 20:05 WIB

Sinta Nuriyah dapat Gelar Doktor Honoris Causa dari UIN Kalijaga


Ardi Teristi | Politik dan Hukum

UNIVERSITAS Islam Negeri Sunan Kalijaga, Yogyakarta, bakal menganugerahi gelar Doctor Honoris Causa kepada Sinta Nuriyah Abdurrahman Wahid, Rabu (17/12).

Istri Presiden ke-empat KH Abdurrahman Wahid tersebut akan menyampaikan pidato ilmiah berjudul, Inklusi dalam Solidaritas Kemanusiaan di depan rapat senat terbuka.

"Acaranya (Penganugerahan Doctor Honoris Causa) besok pukul 9 di Gedung Amin Abdullah ( multipurpose) UIN Yogyakarta," terang Muhammad Mahyudin, Kabag Tata Usaha biro Administrasi Umum dan Keuangan UIN Sunan Kalijaga, Selasa (17/12).

Sinta Nuriyah lahir di Jombang, Jawa Timur. Ia menjalani pendidikan di Jombang, dari Sekolah Dasar hingga Madrasah Muallimat, Pesantren Bahrul Ulum, Tambakberas, Jombang. Setelah itu, ia melanjutkan pendidikan tinggi di Fakultas Syariah (jurusan Qodloa) IAIN Suanan Kalijaga, Yogyakarta dan melanjutkan kuliah S2 di Program Pasca Sarjana Studi Kajian Wanita dari Universitas Indonesia.

Sinta sosok yang dikenal aktif di ranah sosial dan kemanusiaan, seperti Dewan Penasehat Komnas HAM, Ketua Pelapor Khusus Kebebasan Beragama Komnas Perempuan, Anggota Kongres Wanita Indonesia (KOWANI) Komisi Nasional Kedudukan Wanita Indonesia, Pendiri Yayasan Puan Amal Hayati yang bergerak dalam bidang advokasi dan konseling terhadap perempuan dan anak korban kekerasan, hingga Pendiri Yayasan al-Munawaroh (bergerak pada pemberian bantuan dana/ beasiswa kepada anak sekolah, keluarga tidak mampu, para penyandang cacat, dan korban bencana).

Perempuan kelahiran, Jombang, 8 Maret 1948 ini menikah dengan KH Abdurrahman Wahid dan memiliki empat putri, yaitu Alissa Qotrunnada Munawaroh Wahid, Zannuba Arifah Chafsoh Wahid, Anita Hayatunnufus Wahid, dan Inayah Wulandari Wahid. (A-1)

BERITA TERKAIT