17 December 2019, 17:30 WIB

Tol Balsam Topang Industri dan Ibu Kota Baru


dhika prasetyo | Ekonomi

KALIMANTAN  akhirnya memiliki jalan bebas hambatan pertama. Presiden Joko Widodo, Selasa (17/12), meresmikan Tol Balikpapan-Samarinda (Balsam) di Kalimantan Timur (Kaltim) setelah melalui proses konstruksi selama 37 bulan.

Presiden mengatakan, tol yang membentang sepanjang 99 kilometer itu akan mendorong pengembangan kawasan produksi di provinsi tersebut.

Sebagaimana diketahui, Kaltim merupakan daerah dengan hasil sumber daya alam yang melimpah, mulai dari kelapa sawit, batu bara hingga minyak dan gas.

"Tol ini akan memperlancar konektivitas dari daerah-daerah industri ke kawasan distribusi. Ini akan menciptakan efisiensi baik bagi angkutan orang maupun barang," ujar Jokowi seusai meresmikan Tol Balsam, Kaltim, Selasa (17/12)

 

Baca juga: Jokowi: Industri Lobster Harus Ada Nilai Tambah

 

 

Selain itu, Tol Balsam juga akan menjadi penopang kegiatan di Kaltim yang akan menjadi ibu kota negara baru.

Jalan bebas hambatan tersebut kini terdiri dari lima seksi yang menghubungkan langsung Balikpapan dan Samarinda. Namun, tol itu belum menyambungkan secara langsung dua kota pusat pertumbuhan ke Sepaku yang merupakan kawasan inti ibu kota baru.

Maka dari itu, Presiden Jokowi meminta, pada 2020, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PU-Pera) mulai menyiapkan ruas tol sambungan yang menjadi akses ke pusat calon ibu kota negara baru tersebut.

"Pada 2020 jalan ke sana sudah harus mulai disiapkan, disambung. Antara tol ini ke kawasan ibu kota baru," pinta Jokowi.

Menanggapi permintaan presiden, Menteri PU-Pera Basuki Hadimuljono mengaku sudah siap. Bahkan, pihaknya sudah memiliki desain jalur sambungan dari Tol Balsam ke beberapa titik inti ibu kota negara baru.

"Jadi nanti akan kita buat jalan tol ke Sepaku juga ke Pulau Balang. Kita juga akan buat tol dari Banjarmasin ke Balikpapan. Nanti akan seperti Jakarta Outer Ring Road," jelas Basuki. (OL-8)

BERITA TERKAIT