17 December 2019, 16:43 WIB

Jaksa Agung Mutasi 15 Kepala Kejati


Golda Eksa | Politik dan Hukum

Golda Eksa
 Golda Eksa
Kapuspenkum Kejaksaan Agung, Mukri.

JAKSA Agung Sanitiar (ST) Burhanuddin melakukan mutasi dan promosi terhadap 56 pejabat struktural eselon dua di lingkungan Korps Adhyaksa. Kebijakan tersebut merupakan bentuk apresiasi pimpinan atas kinerja jajaran yang dinilai cakap selama melaksanakan tugas.

Demikian dikatakan Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung, Mukri, ketika dihubungi Media Indonesia, Selasa (17/12). Mukri yang saat ini bertugas sebagai juru bicara masuk dalam daftar promosi tersebut.

Pemberhentian dan pengangkatan jabatan struktural di lingkungan Kejaksaan Agung merujuk Surat Keputusan Jaksa Agung RI Nomor : KEP-372/A/JA/12/2019. SK ditandatangani oleh Burhanuddin dan ditetapkan di Jakarta pada 16 Desember 2019.

"Mutasi ini merupakan bentuk dari tour of duty, penyegaran, dan sekaligus bentuk apresiasi pimpinan kepada yang berprestasi. Okeh karena itu diberikan reward," kata Mukri.

Menurut dia, pelantikan terhadap seluruh eselon dua yang dipercaya mengemban tugas baru dilaksanakan pada awal Januari 2020 di Gedung Kejaksaan Agung, Jakarta.

"Terlepas dari reward berupa promosi jabatan itu, sama-sama kita lihat bahwa sebelumnya pimpinan juga dengan tegas memberikan punishment kepada mereka yang melakukan pelanggaran," katanya.

Dalam SK tersebut tercatat ada 15 pejabat yang didaulat sebagai kepala kejaksaan tinggi. Mukri dari Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung menjadi Kajati Kalimantan Tengah. Posisi juru bicara yang ditinggalkan Mukri diserahkan kepada Hari Setiyono yang sebelumnya Wakil Kajati Sumatra Selatan.

Jaya Kesuma yang bertugas sebagai Direktur Ideologi Politik, Pertahanan dan Keamanan pada JAM-Intelijen kini dipercaya menjabat Kajati Kalimantan Barat; Nanang Sigit Yulianto dari Wakil Kajati DKI Jakarta menjadi Kajati Kajati Nusa Tenggara Barat; serta Priyanto dari Kajati Sumatra Barat kini memegang tongkat komando Kajati Jawa Tengah.

 

Baca juga: Pengacara Pemukul Hakim Divonis Penjara 6 Bulan

 

Ade Eddy Adhyaksa yang sebelumnya Direktur Teknologi Informasi dan Produksi Intelijen pada JAM-Intelijen kini Kajati Jawa Barat; Sudarwidadi dari Kepala Biro Keuangan pada JAM-Pembinaan menjadi Kajati Kepulauan Riau; Judhy Sutoto dari Kajati Maluku Utara bakal bertugas sebagai Kajati Jambi; dan Andi Herman yang bertugas sebagai Kepala Pusat Data Statistik Kriminal dan Teknologi Informasi pada JAM-Pembinaan dipercaya menjabat Kajati Maluku Utara.

Berikutnya, Ranu Mihardja yang menjabat Kepala Pusat Pendidikan dan Pelatihan Manajemen dan Kepemimpinan pada Badan Pendidikan dan Pelatihan (Badiklat) Kejaksaan RI ditunjuk sebagai Kajati Kepulauan Bangka Belitung; Amir Yanto dari Direktur Pertimbangan Hukum pada JAM Perdata dan Tata Usaha Negara (Datun) menjabat Kajati Sumatra Utara; dan Wisnu Baroto dari Inspektur IV pada JAM-Pengawasan menjabat Kajati Sumatra Selatan.

Asri Agung Putra yang bertugas sebagai Direktur Penyidikan pada JAM-Pidsus dipercaya menjabat Kajati DKI; Gerry Yasid dari Wakil Kajati Sulawesi Selatan menjadi Kajati Sulawesi Tengah; serta Mia Amiati dari Wakil Kajati Riau menjadi Kajati Riau. (OL-8)

BERITA TERKAIT