17 December 2019, 14:49 WIB

Partisipasi Masyarakat Untuk Citarum Harum Harus Ditingkatkan


Bayu Anggoro | Nusantara

KETERLIBATAN masyarakat dalam program Citarum Harum harus lebih ditingkatkan lagi. Selain untuk mempercepat proses pemulihan, cara inipun diyakini akan semakin menggiring masyarakat untuk lebih berwawasan lingkungan.

Hal ini disampaikan Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Jawa Barat Ono Surono di Bandung, Selasa (17/12/2019). Ono mengapresiasi program Citarum Harum yang digagas Presiden Joko Widodo sebagai langkah nyata dalam  mengembalikan kebersihan sungai tesebut.

"Program Citarum Harum sangat bagus," katanya.

Namun, menurutnya keterlibatan masyarakat masih dianggap kurang sehingga program tersebut belum menjadi gerakan yang mampu mengubah kebiasaan dan pandangan warga terhadap lingkungan. Akibatnya, peran serta dan kepedulian akar rumput terhadap lingkungan masih belum optimal. Oleh karena itu, pihaknya menginiasi program kerja berwawasan lingkungan di PDIP.

Nantinya, setiap kader memiliki tanggungjawab terhadap pemeliharaan lingkungan khususnya pohon di sepanjang Daerah Aliran Sungai (DAS) Citarum.

"Mudah-mudahan bisa mendorong kesadaran masyarakat. Kesadaran ini titik awal untuk mulai pemulihan lahan kritis," katanya.

Salah satunya dengan melakukan penanaman pohon yang akan melibatkan seluruh unsur masyarakat sekitar. Bukan hanya menanam, menurutnya kader PDIP di tingkat bawah memiliki tanggungjawab untuk merawat dan memastikan keberadaan pohon yang ditanam.

Nantinya, menurut dia penanaman pohon ini akan rutin dilakukan, sehingga  bukan hanya seremoni saja.

"Kami mengkoordinasikan semua elemen masyarakat, termasuk partai politik, pemerintah. Bagaimana melestarikan hutan dari hului sampai hilir. Ini harus jadi gerakan," katanya.

baca juga: PAD Karawang Tahun Ini Meningkat Dibandingkan Tahun Lalu

Sekretaris DPD PDI Perjuangan Provinsi Jawa Barat Ketut Sustiawan mengatakan, gerakan ini akan dilakukan masif di seluruh wilayahnya. Bahkan, dalam aksi perdana, pihaknya akan menanam pohon serentak di 10 kabupaten/kota yang dilalui DAS Citarum.

"Kita ingin melakukan gerakan yang menyinkronkan pemerintah dengan rakyat," katanya. (OL-3)

 

BERITA TERKAIT