17 December 2019, 12:59 WIB

Sudirman Diresmikan Jadi Stasiun Ramah Lingkungan


Indriyani Astuti | Megapolitan

MI/RAMDANI
 MI/RAMDANI
 Calon penumpang kereta Moda Raya Terpadu (MRT) Jakarta mengantre di Stasiun MRT Sudirman, Jakarta.

STASIUN Sudirman di Dukuh Atas, Jakarta Pusat, dipilih menjadi satu dari tiga stasiun ramah lingkugan. Selain Sudirman, Stasiun Klender, dan Stasiun Jurangmangu menjadi tempat belajar bagi stasiun dan fasilitas publik lain agar menjadi ramah lingkungan.

Kepala Pusat Standardisasi Lingkungan dan Kehutanan (Pustanlinghut) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan(KLHK) Noer Adi Wardojo mengatakan konsep penerapan Stasiun Ramah Lingkungan berdasarkan tidak hanya terfokus pada perbaikan sarana dan manajemen.

Tetapi, menurut Noer Adi. Stasiun Ramah Lingkungan juga melakukan edukasi kepada pengguna stasiun seperti penumpang, pemilik toko, dan semua petugas stasiun terkait perilaku ramah lingkungan.

Standar yang dimaksud yaitu efisiensi air, seperti penggunaan toilet hemat air, edukasi hemat air, dan pembuatan biopori, efisiensi energi, seperti efisiensi penggunaan kipas angin, alur pejalan kaki di eskalator, penggunaan lampu LED, penggunaan energi terbarukan dari solar panel, edukasi bidang energi, dan pengelolaan sampah.

Dalam pengelolaan sampah, meilputi penyediaan fasilitas pemilahan dan pengangkutan sampah terpilah, serta edukasi di bidang persampahan, penghijauan, dan penyampaian informasi dan edukasi untuk perilaku ramah lingkungan kepada pengguna kereta commuter.

"Ini amanah Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan No.P90 Tahun 2016 tentang Standar Pelayanan Masyarakat pada Pos-Pos Fasilitas Publik dalam Rangka Peningkatan Kualitas Lingkungan (SPM-FP)," ucapnya ketika meresmikan Stasiun Ramah Lingkungan di Stasiun Sudirman, Jakarta, Selasa (17/12). Hal itu digagas oleh PT. PT Kereta Commuter Indonesia dan Kementerian LHK.

Nantinya di Stasiun Sudirman akan diterapkan efisien energi seperti stasiun pengisian baterai telefon genggam yang energinya berasal dari panel surya, ada timer untuk penggunaan listrik, meminimalkan penggunaan air dan edukasi mengenai pengurangan sampah pada pengguna Commuter. (Ind/OL-09)

BERITA TERKAIT