17 December 2019, 10:30 WIB

Instagram Gandeng Fact Checker untuk Perangi Misinformasi


Basuki Eka Purnama | Teknologi

INSTAGRAM, Senin (16/12), memperluas perang melawan misinformasi hingga mencakup seluruh dunia dengan bekerja sama dengan lembaga pemeriksa fakta (fact checker) untuk mengungkap penipuan dalam video dan foto yang diunggah di platform media sosial itu.

Instagram telah meluncurkan program pemeriksaan fakta itu di Amerika Serikat pada awal tahun ini.

"Perluasan pada hari ini merupakan langkah penting dalam upaya kami memerangi misinformasi di Instagram," ujar platform media sosial itu dalam unggahan mereka.

"Foto dan video berdasarkan misinformasi meningkatan tantangan dalam industri kami dan merupakan sesuatu yang berusaha kami perangi," imbuh Instagram.

Baca juga: Jutaan Ponsel Terancam tidak Bisa Gunakan WhatsApp Lagi

Unggahan yang dianggap palsu akan diabaikan oleh alat pencari dan rekomendasi Instagram dan akan ditampilkan label peringatan jika ada pengguna yang melihatnya.

"Ketika unggahan dinilai palsu atau setengah palsu oleh pemeriksa fakta pihak ketiga, kami meminimalkan distribusinya," ungkap Instagram.

"Selain itu, unggahan itu akan diberi label sehingga orang bisa menentukan apa yang mereka baca, mereka percaya, dan mereka bagikan," imbuh platform media sosial itu. (AFP/OL-2)

BERITA TERKAIT