17 December 2019, 09:45 WIB

Trump Mengaku Awasi Korut dengan Ketat


Basuki Eka Purnama | Internasional

AFP/Brendan Smialowski
 AFP/Brendan Smialowski
Presiden Amerika Serikat Donald Trump

PRESIDEN Amerika Serikat (AS) Donald Trump, Senin (16/12), mengaku akan kecewa jika ternyata Korea Utara (Korut) ternyata diam-diam mengerjakan senjata nuklir saat tenggat akhir tahun mengenai proyek nuklir Ptongyang mendekati akhir.

Korut semakin meningkatkan ancaman mereka selama beberapa pekan terakhir bahkan menjanjikan 'kado natal' jika Washington tidak memberikan tawaran yang memuaskan.

Utusan khusus AS untuk Korut Stephen Biegun, di Seoul, Senin (16/12), mengatakan sikap Pyongyang sangat bermusuhan dan negatif.

"Kita lihat saja. Saya akan kecewa jika ternyata mereka mengerjakan sesuatu. Jika benar, kami akan menanganinya," ujar Trump di Gedung Putih. "kami mengawasi mereka dengan ketat!"

Baca juga: Donald Trump di Jurang Pemakzulan

Negosiasi antara Washington dan Pyongyang telah terhenti sejak KTT pada Februari lalu di Hanoi antara Trump dan pemimpin Korut Kim Jong-un gagal mencapai kata sepakat.

Korut mengatakan jika Washington gagal memberikan tawaran yang bisa diterima, mereka akan mengambil langkah baru tanpa menjelaskan lebih lanjut.

Korut telah melakukan sejumlah uji coba statis di fasilitas roket Sohae selama bulan ini. Jepang dan negara lain menuding Pyongyang melakukan uji coba rudal balistik--Pyongyang dilarang melakukan uji rudal balistik oleh PBB. (AFP/OL-2)

BERITA TERKAIT