16 December 2019, 23:00 WIB

Pelemparan Suar Nodai Kemenangan Arema


goal.com/R-1 | Sepak Bola

ANTARA FOTO/Ari Bowo Sucipto
 ANTARA FOTO/Ari Bowo Sucipto
Pesepak bola Arema FC, Muhammad Rafli (tengah) melakukan selebrasi usai mencetak gol ke gawang Bali United.

KEMENANGAN 3-2 Arema atas juara Liga 1 Indonesia 2019, Bali United, di Stadion Kanjuruhan Kepanjen, Malang, kemarin, ternoda pelemparan suar oleh Aremania. Kemenangan di laga kandang terakhir ‘Singo Edan’ itu harus dibayar mahal karena sanksi dari Komisi Disiplin (Komdis) PSSI sudah di depan mata.

Pelemparan suar ­terjadi 10 menit jelang laga ­berakhir. ­Akibatnya, wasit Yudi Nurcahya memutuskan menghentikan pertandingan selama sekitar 5 menit.

Tiga gol Arema ke gawang Bali United yang tampil dengan pemain lapis kedua ­disumbang Ridwan Tawainella menit ke-18, Muhammad Rafli (26’), Nasir (68’). Sebaliknya dua gol balasan Bali United dicetak Aldino Herdianto (14’) dan Irfan Bachdim (48’).

Tiga poin membuat Arema naik ke posisi delapan ­dengan poin 46. Arema terpaut 1 poin dari tim Jawa Timur lainnya, Madura United, yang berada satu tingkat di atas dengan poin 47.

Di sisi lain, Persija Jakarta akan melakoni laga berat saat menjamu Persebaya Surabaya di Stadion Utama Gelora Bung Karno, hari ini. Laga itu jadi laga kandang terakhir ‘Macan Kemayoran’ musim ini.   

Kapten Persija Andritany Ardhiyasa menginginkan suporter the Jakmania memenuhi SUGBK. Kehadiran mereka bakal menambah motivasi rekan setimnya saat bertanding. Menurut Andritany, posisi timnya memang sudah aman dari degradasi musim depan. Namun, ia tetap berharap Persija dapat memetik poin penuh agar bisa menutup musim ini di peringkat yang lebih baik.

“Saat ini Persija sudah aman dari degradasi. Target kami memperbaiki peringkat. Syukur-syukur kami dapat hasil terbaik dan masuk 10 besar,” tukasnya. (goal.com/R-1)

BERITA TERKAIT