16 December 2019, 21:22 WIB

Incar Banyak Tiket Olimpiade, Panahan bakal Latihan di Korsel


Yakub Pryatama Wijayaatmaja | Olahraga

Antara/Nyoman Budhiana
 Antara/Nyoman Budhiana
Tim recurve putra Indonesia saat meraih medali emas di SEA Games 2019 Filipina

SUKSES menuntaskan target 2 medali emas pada SEA Games 2019 Filipina lewat tim recurve putra dan recurve individu putra atas nama Hendra Purnama membuat tim panahan Indonesia optimistis menatap kualifikasi Olimpiade Tokyo 2020.

Pasalnya, dua slot ke Olimpiade untuk nomor recurve putra dan putri sudah di tangan tim panahan Indonesia melalui Riau Ega dan Diananda Choirunisa. Keduanya berhasil menembus kualifikasi Olimpiade saat tampil di Kejuaraan Dunia 2019 di Belanda, Juni silam.    

Sekretaris Jenderal (Sekjen) Pengurus Pusat Persatuan Panahan Indonesia (Perpani), Rizal Barnadi, ingin memaksimalkan waktu yang ada dengan menggelar pemusatan latihan nasional (pelatnas) pada pertengahan Februari 2020.

Ia pun telah mengirimkan proposal anggaran yang dibutuhkan untuk kebutuhan pelatnas. Rizal menjelaskan jika anggaran yang dibutuhkan Perpani demi menyongsong hasil apik di Olimpiade mencapai Rp17,5 miliar.

Baca juga : Capai Target SEA Games, Panahan Kini Fokus ke Olimpiade

“Mereka akan dipelatnaskan karena peluang meraih tiket ke Olimpiade bisa lebih dari dua slot. Kami akan mengejar di nomor beregu putra dan putri saat mengikuti World Archery Estate 3 di Berlin, Juni nanti,” tutur Rizal kepada Media Indonesia.

Ia menargetkan tim beregu putra peraih emas di SEA Games 2019, dan tim beregu putri yang berisikan Diananda, Titik Kusumawardani, dan Linda Lestari, bisa lolos ke Tokyo saat mentas di Berlin.

Untuk mencapai target tersebut, Rizal akan memberangkatkan tim panahan Indonesia ke Korea Selatan untuk melakukan Training Camp di Kim Yun Tak, Seoul, pertengahan Februari mendatang.

“Sekarang kita pulangkan dulu, kita harapkan pertengahan Januari kita kumpulkan lagi. Kita harap awal Januari juga kelihatan anggarannya,” ucapnya. (OL-7)

BERITA TERKAIT