16 December 2019, 18:45 WIB

Pemprov DKI Cabut Penghargaan untuk Diskotek Colosseum


Insi Nantika Jelita | Megapolitan

Mi/Insi Nantika Jelita
 Mi/Insi Nantika Jelita
Sekda DKi Saefullah menjelaskan soal pencabutan penghargaan untuk Disekotek Colosseum

PEMERINTAH Provinsi DKI Jakarta mencabut penghargaan Nominasi Hiburan & Rekreasi-Klab Malam & Diskotik Anugerah Adikarya Wisata 2019 kepada diskotek Colosseum Club 1001.

Sekretaris Daerah DKi Jakarta Saefullah mengungkapkan, Hal itu berdasarkan atas rekomendasi Badan Narkotika Nasional Provinsi DKI Jakarta yang menjatuhkan sanksi terhadap tiga tempat usaha hiburan malam menyusul temuan penyalahgunaan narkoba, termasuk diskotek Colosseum.

"Pemberian penghargaan kepada Colosseum yang diputuskan Kepala Dinas Pariwisata dan Budaya SK 388 2019 tentang penetapan pemenang Adikarya Wisata dibubuhi tanda tangan cetak, bukan tanda tangan basah. Berdasarkan fakta tersebut, maka penghargaan Adikarya Wisata kepada Colosseum dibatalkan," ujar Saefullah di Gedung Balai Kota, Jakarta, Senin (16/12).

Lebih lanjut, Saefullah mengatakan berdasarkan surat kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi DKI Jakarta kepada Kepala Dinas Pariwisara pada 10 Oktober, yang menyampaikan hasil kegiatan razia terhadap pengunjung di Colossieum pada 7 September menjadi catatan Pemprov DKI.

Baca juga : Pemprov DKI Pecat PNS yang Instruksikan PJLP Nyebur Got

Dinas Pariwisata dan Budaya, katanya, sudah memanggil dan memberikan surat teguran tertulis kepada pemilik usaha Colosseum.

"Hari ini Pak Gubernur telah memerintahkan inspektorat agar memeriksa jajaran terlibat proses penilaian. Jika terbukti lalai akan diberikan sanksi sesuai ketentuan berlaku. Jajaran (tim) terlibat sementara dinonaktifkan selama pemeriksaan berjalan," jelas Saefullah.

"Kedepan kita akan lakukan kajian terhadap prosedur dan kriteria penilaian terhadap Adikarya Wisata," lanjutnya.

Penghargaan di dunia hiburan dan wisata tahun ini menetapkan 155 pelaku usaha institusi atau perusahaan untuk menjadi nominasi, yang terbagi menjadi 31 kategori.

"Proses penilaian meliputi seleksi administrasi, kinerja, penilaian akhir mengunjungi tempat usaha para nominator," tandas Saefullah. (OL-7)

BERITA TERKAIT