16 December 2019, 15:51 WIB

Presiden: Pemangkasan Eselon III dan IV Tidak Kurangi Gaji


Desi Angriani | Politik dan Hukum

ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay
 ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay
Presiden Joko Widodo (kiri) didampingi Wapres Ma'ruf Amin (kanan)

PRESIDEN Joko Widodo menjamin perampingan jabatan struktural Pegawai Negeri Sipil (PNS) eselon III dan IV di kementerian/lembaga tidak akan mengurangi gaji atau pendapatan pegawai terdampak. Kebijakan itu hanya untuk menyederhanakan proses birokrasi di Indonesia.

"Saya sampaikan ini tidak akan mengurangi income/pendapatan dari yang terkena pemangkasan. Jangan khawatir mengenai ini," tegas Presiden di Istana Negara, Jakarta, hari ini.

Jokowi mengungkapkan para eselon III dan IV tetap mendapatkan hak yang sama. Namun, peran dan fungsinya akan digantikan oleh kecerdasan buatan atau artificial intelligence.

"Saya sudah berbicara dengan jago IT kalau bisa diganti AI, sehingga muncul sebuah kecepatan, muncul budaya kerja dan kultur baru," terangnya.

Baca juga: Eselon III dan IV KemenPAN RB Dipangkas, Dari 159 Tinggal 3

Rencana perampingan jabatan eselon dalam tubuh kementerian ini muncul dalam pidato Joko Widodo usai dilantik sebagai Presiden periode 2019-2024. Jokowi menjelaskan penyederhanaan birokrasi harus dilakukan besar-besaran.

Investasi untuk penciptaan lapangan kerja harus diprioritaskan. Birokrasi yang panjang harus dipangkas. Hal itu dianggap penting agar memberikan stimulus positif terhadap perekonomian Indonesia di masa mendatang.

"Eselon harus disederhanakan. Eselon I, eselon II, eselon III, eselon IV, apa tidak kebanyakan? Saya minta untuk disederhanakan menjadi dua level saja, diganti dengan jabatan fungsional yang menghargai keahlian, menghargai kompetensi," kata Jokowi. (Medcom.id/OL-4)

BERITA TERKAIT