16 December 2019, 10:52 WIB

Yusril tak Tertarik Bergabung di Dewan Pengawas KPK


Whisnu Mardiansyah | Politik dan Hukum

ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A
 ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A
Pakar Hukum Tata Negara Yusril Ihza Mahendra

PAKAR Hukum Tata Negara Yusril Ihza Mahendra mengaku banyak pihak yang menyebut namanya masuk dalam kandidat Dewan Pengawas (Dewas) KPK.

"Walau masih dalam proses seleksi, banyak orang yang bertanya, dan bahkan ada yang ucapkan selamat kepada saya," kata Yusril kepada wartawan, Senin (16/12).

Ia mengaku tak tertarik untuk mengemban amanat sebagai pengawas rasuah. Yusril lebih memilih berada di luar pemerintahan dan menjalani aktivitasnya kesehariannya sebagai seorang advokat.

"Saya sendiri dengan segala permohonan maaf, sama sekali tidak berminat dan tidak bersedia menduduki jabatan sebagai Dewas KPK. Saya lebih memilih tetap menjadi advokat professional yang oleh UU Advokat dikategorikan sebagai penegak hukum daripada menjadi Dewas KPK," tegas Yusril.

Baca juga: Dewan Pengawas dan Pimpinan KPK Dilantik 20 Desember

Hingga saat ini, Yusril mengaku belum ada pihak istana yang menghubunginya. Ia tak menggubris informasi yang mengaitkan dirinya dengan Dewas KPK.

"Saya menganggap bahwa disebut-sebutnya nama saya sebagai salah satu calon Dewas KPK hanyalah kabar burung belaka," tutupnya.

Sejumlah nama digadang-gadang sebagai kandidat calon dewan pengawas KPK, di antaranya mantan anggota Panitia Seleksi Komisioner KPK Indriyanto Seno Adji, Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus Adi Toegarisman dan Guru Besar Universitas Gadjah Mada (UGM) Marcus Priyo Gunarto. Ada pula mantan Ketua KPK Taufiqurrachman Ruki dan mantan Menteri Kehakiman dan HAM Yusril Ihza Mahendra.

Menteri Sekretaris Negara Pratikno mengatakan nama-nama Dewas KPK diumumkan Jumat (20/12) esok.(OL-5)

BERITA TERKAIT