14 December 2019, 23:09 WIB

Bertemu Endo/Watanabe, Sejarah Memihak Hendra/Ahsan


Rahmatul Fajri | Olahraga

Antara
 Antara
Ganda putra Indonesia Mohammad Ahsan (kanan) dan Hendra Setiawan

GANDA putra Indonesia Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan menantang Hiroyuki Endo/Yuta Watanabe di partai puncak BWF World Tour Final 2019 Guangzhou.

Pasangan berjuluk Daddies itu mengalahkan wakil Taiwan, Lee Yang/Wang Chi-Lindua set langsung 21-14 dan 21-9, Sabtu (14/12).

Daddies tak menemui rintangan berarti pada laga kali ini. Pasangan ini hanya membutuhkan 26 menit untuk membalas kekalahan di babak grup dan menyegel tiket babak final.

 

Baca juga: Kalahkan Minions, Endo: Mereka Masih yang Terbaik

 

Ahsan tampil apik dengan lontaran smash yang tajam dan terukur. Hendra sebagai playmaker mengatur tempo permainan dan sergapan di depan net yang kerap menghasilkan angka.

Kondisi terbalik justru dialami Lee/Wang. Pasangan peringkat 7 dunia itu tak mampu mengimbangi permainan Daddies. Block dari smash Ahsan tak mampu diantisipasi dengan baik dan kerap keluar bidang permainan.

“Permainan kami hari ini cukup keluar. Lawan tadi banyak melakukan kesalahan sendiri yang tentunya menguntungkan buat kami,” kata Hendra.

Menghadapi Endo/Watanabe, rekor pertemuan memihak kepada Daddies tanpa sekalipun menelan kekalahan dalam empat pertemuan terakhir.

“Kami harus siap lagi untuk pertandingan besok. Karena pertandingan selanjutnya nggak akan mudah. Apalagi kami tahu Endo/Watanabe nggak gampang mati, jadi pastinya harus lebih siap lagi dari hari ini,” tutur Hendra.(badmintonindonesia/OL-8)

BERITA TERKAIT