14 December 2019, 13:00 WIB

Cok Ace Minta Desa Adat Lestarikan Budaya Bali


Arnoldus Dhae | Nusantara

MI/Arnoldus Dhae
 MI/Arnoldus Dhae
Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Arta Ardhana Sukawati di acara Festival Desa Adat Belayu 2 di Tabanan

WAKIL Gubernur Bali Tjokorda Oka Arta Ardhana Sukawati meminta kepada seluruh desa adat di Bali untuk menjadi benteng terakhir perlindungan dan pelestarian budaya Bali dalam menghadapi globalisasi.

Hal tersebut disampaikan saat membuka Festival Desa Adat Belayu yang ke-2 di Kecamatan Marga, Kabupaten Tabanan Bali, Jumat (13/12) malam.

Menurut Cok Ace, desa adat memiliki tanggung jawab dalam upaya pelestarian kesenian yang dimiliki. Pun bertanggung jawab untuk mendukung pemajuan komunikasi dan harus diapresiasi pemerintah.

Ia mengatakan, pelaksanaan festival merupakan momentum untuk menunjukkan jati diri dan potensi yang dimiliki. Karena itu, festival menjadi kesempatan terbaik untuk mempromosikan destinasi yang dimiliki sekaligus kesempatan bersyukur kepada Hyang pencipta, lingkungan dan sesama.

"Berbagai bantuan yang diberikan kepada Desa Adat dan Desa Dinas dapat dialokasikan untuk menunjang kegiatan seperti ini. Belayu Festival 2 Tahun 2019 mampu merepresentasikan kekayaan khasanah budaya Kabupaten Tabanan untuk seluruh lapisan masyarakat, bukan hanya oleh masyarakat Tabanan, tetapi juga oleh masyarakat dunia," ujarnya.

Baca juga: RS Bali Mandara Tetap Pertahankan Pasien BPJS

Pelaksanaan festival seni dan budaya seperti ini dilaksanakan selama tiga (3) hari ke depan merupakan kegiatan strategis di era globalisasi dalam kerangka pembentukan karakter dan jati diri masyarakat Bali.

Penyelenggaraan Belayu Festival 2 Tahun 2019 ini bertujuan untuk menyediakan ruang bagi para seniman dan masyarakat yang ada di Desa Belayu dalam meningkatkan kesejahteraan, memberikan kontribusi terhadap kemajuan Bali khususnya di bidang seni dan budaya, serta digunakan sebagai agenda rutin dengan mendukung program pemerintah sesuai dengan visi 'Nangun Sat Kerthi Loka Bali' melalui Pola Pembangunan Semesta Berencana menuju Bali Era Baru, berkaitan dengan makna kesucian dan keharmonisan alam Bali sekala dan niskala.

Visi ini menitikberatkan pada tata kehidupan krama Bali yang utama yaitu, alam Bali, krama Bali dan kebudayaan Bali.

Ketua Panitia Pelaksana Belayu Festival 2 I Gusti Ngurah Bagus Suryaningrat mengatakan festival ini diharapkan mampu memberikan kesempatan bagi seniman dalam meningkatkan kreativitas seni, sehingga dapat menularkan karya-karyanya serta mampu menjaga kearifan lokal yang ada.

Kegiatan Belayu Festival 2 ini mengangkat tema sewana yakni memberikan pelayanan terbaik terhadap sesama.(OL-5)

BERITA TERKAIT