13 December 2019, 17:05 WIB

Tiga Siswa SD Jadi Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Sehari


Deri Dahuri | Humaniora

MENJADI menteri mungkin dambaan banyak pelajar. Tapi menjadi menteri ketika masih sekolah adalah hal yang luar biasa.

Kegiatan siswa menjadi 'Menteri Cilik LHK' dialami tiga siswa dari Sekolah Global Mandiri Cibubur yaitu I Putu Narendra Anggayana Mahardika atau yang biasa dipanggil Naren, Keandra Fausta Abisha atau Abi, dan Made Denia Tirka Prayuttaya atau Ayut.

Kenadati hanya sehari menjadi 'Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Cilik', tapi satu hari  tepatnya padai Jumat  (13/12) tersebut menjadi hari yang paling bersejarah dan tak terlupakan bagi Naren yang duduk di kelas 4, Abi di kelas 5, dan Ayut kelas 6. Begitu juga bagi Kementerian LHK hal itu terasa spesial. 

Pengalaman unik para Menteri Cilik LHK ini mereka peroleh sebagai hadiah dari Menteri LHK Siti Nurbaya atas keberanian dan akurasi dalam menjawab sejumlah pertanyaan yang diberikan. 

Sebagai hadiah atas keberanian dan akurasi jawaban; ketiga murid cerdas ini mendapat kesempatan untuk merasakan sehari menjadi Menteri LHK.

Menteri Siti mengumumkan kepada jajaran staf protokol dan beberapa eselon I tentang hadirnya Menteri LHK Cilik ini. “ Serunya, hari ini kedatangan tiga tamu istimewa, murid-murid dari Sekolah Global Mandiri,” ujar Siti Nurbaya.

Para Menteri LHK Cilik itu juga mendapatkan arahan agenda harian Menteri LHK dari Irfan, Kepala Tata Usaha KLHK. 

Agenda harian menteri hari ini Jumat (13/12), adalah menerima  rapat pimpinan terbatas, lalu menerima tamu Tim Republika  dan menyerahkan penghargaan Adiwiyata Nasional dan Mandiri serta menerima laporan tentang wildlife dari Dirjen Konservasi. 

Di antara agenda tersebut, sebagai Menteri Cilik LHK, ketiga pelajar yang didampingi oleh Kepala Sekolah Global Mandiri Cibubur, Miss Anna serta guru  Mr John dan Mr Douglas, juga berkesempatan melaksanakan  kunjungan ke Museum Kehutanan dan Taman Hutan Arboretum yang berada di Kompleks Kementerian LHK, Manggala Wana Bhakti.

Jadi Inspirasi Siswa Lain

Siti Nurbaya  berharap,pengalamantersebut dapat memberi pengalaman baik bagi ketiganya, dan menjadi inspirasi bagi anak-anak Indonesia lainnya.

"Saya mengajak seluruh anak Indonesia untuk terus mencintai lingkungan dan menerapkannya dalam perilaku kehidupan sehari-hari, lakukan mulai dari hal kecil di sekitar untuk membawa perubahan besar,” papar Menteri LHK.

Menteri Cilik LHK itu bersama Menteri Siti menyerahkan Thropy Adiwiyata Mandiri  bagi 101 sekolah dan Sertifikat Adiwiyata Nasional bagi 333 sekolah yang diterima oleh para Kepala Sekolah dari sekolah tersebut pada sekitar 260-an kabupaten dan kota. 

Pesan penting disampaikan Menteri Siti Nurbaya bahwa Presiden Jokowi telah mengarahkan kepada semua menteri  dalam menghadapi bonus demografi, di mana ke depan penduduk dengan usia produktif akan lebih besar jumlahnya.

"Maka harus dipersiapkan dengan baik generasi muda Indonesia dengan muatan nilai-nilai penting diantaranya nilai-nilai cinta lingkungan  dan kejuangan bagi Tanah Air di antaranya dengan menjaga lingkungan," papar Siti Nurbaya.

Oleh karena itu, Menteri LHK meminta menyiapkan sekolah-sekolah melakukan langkah penting dan utama menyiapkan generasi bangsa yang akan bersama-sama dalam perjalanan untuk Indonesia Maju. 

Agenda terakhir Menteri Cilik Lingkungan Hidup dan Kehutanan adalah menerima laporan tentang Wildlife dari Dirjen Konservasi  tentang hasil-hasil dari video- trap badak, tentang kemitraan masyarakat dengan ekowisata alam dan gajah; tentang kehidupan orang utan ,dan burung Cendrawasih. 

Dengan ada kegiatan Menteri Cilik, Siti Nurbaya menilai para siswa menunjukkan semangat untuk terus belajar.

"Terus lakukan aksi nyata menjaga lingkungan hidup dan kehutanan Indonesia,” ajak Menteri Siti membero nasihat kepada ketiganya. 

Menteri LHK menegaskan bahwa bagi KLHK, generasi muda memiliki peran penting dalam mendukung pelestarian lingkungan dan kehutanan.

"Untuk itu, KLHK terus memacu tumbuhnya kesadaran dan kepedulian generasi milenial untuk  tune-in  dan secara bertahap mengalami pelembagaan nilai-nilai generasi cinta lingkungan dengan menanam pohon,  mengurangi sampah plastik, memilah sampah dari sumbernya, serta menjaga kelestarian lingkungan hidup," papar Siti Nurbaya. (OL-09)

BERITA TERKAIT