13 December 2019, 21:15 WIB

Lagi, Banjir Bandang Hantam Solok Selatan 6 Rumah Hanyut


Yose Hendra | Nusantara

BANJIR bandang kembali menerjang wilayah Solok Selatan, Sumatra Barat, Jumat (13/12), sekitar pukul 05.00 WIB.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, enam rumah hanyut, satu jembatan roboh dan 1000 rumah terendam.

Sebelumnya pada 20 November 2019 Solok Selatan juga diterjang banjir bandang.

Berdasarkan laporan sementara Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Solok Selatan, sebaran banjir bandang dan banjir meliputi Kecamatan Koto Parik Gadang Diateh, Kecamatan Sungai Pagu, dan Kecamatan Pauh Duo.

Namun dari laporan warga, yakni Fitra Hidayat ketua UPK Pauh Duo, menginformasikan anak Wawan berumur 3 tahun, warga Durian Tigo Capang, Nagari Alam Pauh Duo, Kecamatan Pauh Duo, tergelincir di jembatan bambu hanyut dan ditemukan di jembatan Pekan Selasa.

"Warga mengungsi secara mandiri ke lokasi yang lebih tinggi. Jumlah pengungsi masih dalam pendataan,"

Kasi Rehabilitasi dan Rekonstruksi BPBD Kabupaten Solok Selatan Irdahendri mengatakan, bencana banjir bandang karena hujan dengan intensitas tinggi.

"TRC BPBD Kabupaten Solok Selatan beserta TNI/Polri, Tagana saat ini masih membantu korban terdampak," ujarnya.

Di hari kejadian bencana itu, Kepala BNPB Letjen Doni Monardo juga ada giat menyerahkan bantuan kepada korban bencana banjir bandang Solok Selatan sebelumnya.

Usai menunaikan salat Jumat, mantan Komandan Kopassus itu juga meninjau sejumlah titik terdampak banjir dan menyerahkan bantuan Dana Siap Pakai (DSP) sebesar Rp500 juta di Mesjid Raya Alam Surambi Sungai Pagu Kabupaten Solok Selatan. Bantuan tersebut diterima langsung Bupati Solok Selatan Muzni Zakaria. (OL-11)

 

BERITA TERKAIT