13 December 2019, 23:00 WIB

Semua Pompa Air DKI Berfungsi Baik


MI | Megapolitan

PEMERINTAH Provinsi DKI Jakarta siap siaga menyambut musim hujan. Salah satunya ada memastikan bahwa pompa air berfungsi baik.

“Jumlah 457 pompa stasioner (diam) di lima wilayah. Itu semua sudah dalam kondisi siap, baik pompa atau petugas yang jaga,” terang Kepala Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI Jakarta Juaini di Jakarta, Jumat (13/12).

Ia menjelaskan bahwa lokasi pompa air merata di semua wilayah. Kebanyakan berada di dekat sumber air, seperti sungai dan pintu air. Tujuannya supaya ketika air meluap, air bisa diserap oleh pompa.

Selain pompa diam, Pemprov DKI juga sudah menyiapkan 350 pompa mobile untuk berjaga-jaga. Pompa mobile digunakan ketika ada genangan di badan jalan yang menggenang dalam waktu lama.
“Tapi biasanya genangan sekitar 20-30 menit, setelah itu surut. Itu air mengantri masuk ke saluran,” tambah dia.

Namun, pada lokasi krusial, seperti jalan underpass, Dinas SDA sigap menggunakan pompa mobile. Pasalnya, genangan air dapat mengganggu aktivitas lalu lintas.

Juaini juga berpendapat bahwa penggunaan pompa dapat membantu antisipasi air hingga 80%. Apalagi daya serap pompa besar mencapai 1.000 L/detik dan pompa mobile 500L/detik.

“Tergantung cuaca, kalau Sungai Ciliwung dapat kiriman dari Bogor dan hujan di Jakarta, ada banyak genangan. Pompa bisa menarik air,” katanya.
Juaini juga mengaku sudah berkoordinasi dengan Kabupaten Bogor untuk mengantisipasi banjir.

“Kita akui Kabupaten Bogor telah membantu menyiapkan beberapa lokasi waduk untuk digunakan sebagai retensi penampungan air di hulu. Kita udah berkolaborasi dengan Pemda Kabupaten Bogor untuk sama-sama menangani masalah tersebut mulai dari hulu sampe hilir,” tuturnya.

Juaini mengatakan pihaknya sudah melakukan antisipasi banjir sejak bulan Juli. Sejumlah persiapan pun juga telah dilakukan seperti pengerukan waduk, pengerukan saluran sungai dan saluran penghubung hingga menyiapkan satgas siaga banjir.

“Untuk antisipasi banjir, sejak bulan Juli kita udah melakukan persiapan-persiapan seperti pengerukan waduk, sungai saluran penghubung (PHB), saluran di jalan-jalan lingkungan dan juga pemeriksaan pompa-pompa pengendali banjir dan pompa-pompa mobil, serta menyiapkan satgas yang selalu standby di 5 wilayah DKI Jakarta,” sebut Juaini. (Ssr/Medcom/J-1)

BERITA TERKAIT