13 December 2019, 14:16 WIB

Kapolda Jabar Harus Turun Tangan Selesaikan Ricuh Tamansari


Putri Rosmalia Octaviyani | Politik dan Hukum

ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay
 ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay
Anggota Komisi III DPR, Arsul Sani.

KEPOLISIAN Resor Kota Besar Bandung menangkap sedikitnya 25 orang dari kelompok solidaritas korban penggusuran Tamansari, Kota Bandung, Jawa Barat. Seperti diketahui, penggusuran tersebut telah menyebabkan kericuhan antara Satpol PP, polisi, dan masyarakat.

Anggota Komisi III DPR, Arsul Sani, mengatakan kerusuhan akibat penggusuran harus diusut tuntas oleh kepolisian. Dalam hal ini ialah Polda Jawa Barat.

"Kasus-kasus penggusuran yang kemudian menimbulkan kerusuhan itu saya kira harus jadi bahan evaluasi kalau itu yg melibatkan polri ya harus dijadikan evaluasi dari atasan langsung satuan polri yang bersangkutan," ujar Arsul, di Gedung DPR, Jakarta, Jumat, (13/12)

Arsul mengatakan, pengecekan harus dilakukan terhadap semua pihak yang terlibat kerusuhan. Khususnya petugas penggusur.

"Apakah ada pelanggaran sop atau tidak. Kebapa kok sampai terjadi keributan. Saya juga menyaksikan video yang viral itu. Itu penyebabnya apa, saya kira itu harus diusut tuntas. Divisi propam perlu juga turun, ujar Arsul.

Seperti diketahui, dalam proses penggusuran tersebut warga dan kelompok masyarakat yang berempati pada korban penggusuran melakukan perlawanan saat alat berat backhoe menghancurkan sisa-sisa bangunan di kawasan tersebut. Warga dan aparat sempat saling lempar batu. Terdapat sejumlah korban luka baik dari warga maupun aparat. (Pro/OL-09)

BERITA TERKAIT