13 December 2019, 12:19 WIB

Pencemaran Bengawan Solo di Blora Menghilang


Akhmad Safuan | Nusantara

MI/Akhmad Safuan
 MI/Akhmad Safuan
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menghadiri penghijauan dan penanaman pohon  di Blora. Sekaligus mengecek kondisi Bengawan Solo. 

PENCEMARAN di Sungai Bengawan Solo di Blora mulai menghilang. Sebelumnya berwarna hitam, beraroma tidak sedap dan gatal di kulit hingga mengakibatkan ikan mati. Bahkan PDAM Blora menghentikan produksinya sehingga 12.000 pelanggan tidak bisa mengakses air bersih. Kini PDAM Blora sudah sudah kembali beroperasi.

"Sudah beberapa hari ini Sungai Bengawan Solo kembali jernih. Dan sudah mulai ada ikan," kata  Urip,47, nelayan di Desa Jipang, Kecamatan Cepu, Blora, Jumat (13/12/2019).

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo usai meninjau aliran Sungai Bengawan Solo di Ngloram, Blora mengatakan Sungai Bengawan Solo saat ini sudah mulai jernih dan sudah dapat kembali dimanfaatkan oleh warga maupun PDAM untuk memenuhi air bersih.

"Sudah mulai bersih, namun kedepan tetap mendorong Pemkab Blora untuk melakukan pembersihan. Baik engan kapur ataupun arang,"  ujar Ganjar disela-sela penanaman penghijauan di Blora.

baca juga: Penularan HIV Lewat Jarum Suntik masih Dominan di Tasikmalaya

Mengatasi pencemaran yang terjadi, lanjut Ganjar Pranowo, Pemrov Jateng telah memanggil perusahaan di sekitar Bengawan Solo yang berindikasi melakukan pencemaran. Bahkan ditemukan prmbuangan limbah dilakukan meenggunakan truk.

"Kedepan jangan sampai pencemaran itu terulang lagi," tegas Ganjar. (OL-3)

BERITA TERKAIT