13 December 2019, 11:46 WIB

Libur Nataru, Garuda Beri Diskon Hingga 40 Persen


mediaindonesia.com | Ekonomi

ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal
 ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal
Pesawat jenis boeing milik Garuda Indonesia lepas landas di Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Jumat (15/3/2019)

MASKAPAI Garuda Indonesia memberikan potongan harga hingga 40% untuk rute-rute tertentu. Hal ini merupakan upaya mendukung mobilitas para pengguna jasa sekaligus bentuk komitmen pemerintah khususnya Kementerian Perhubungan, Kementerian BUMN dan Kementerian ESDM dalam menyediakan akses transportasi udara yang terjangkau bagi masyarakat.

Direktur Niaga Garuda Indonesia Pikri Ilham Kurniansyah mengatakan potongan harga berlaku untuk pembelian tiket Garuda Indonesia baik melalui Online Travel Agent (OTA), Mobile Apps, Website maupun Ticketing Office Garuda Indonesia yang tersebar di seluruh Indonesia.

“Pemberian potongan harga ini berlaku untuk periode perjalanan pada tanggal 10 Desember 2019-31 Januari 2020. Potongan harga berlaku pada hari-hari tertentu di rute-rute domestik tertentu," kata Pikri melalui keterangan resmi, Jumat (13/12).

Adapun rute-rute domestik tersebut di antaranya Balikpapan-Yogyakarta, Biak-Makassar, Denpasar-Ambon, Denpasar-Kupang, Jakarta-Balikpapan, Jakarta-Palangkaraya, Jakarta-Nias, Jayapura-Nabire, Mamuju-Makassar, Palu-Makassar, Timika-Nabire, Yogyakarta-Makassar. Potongan harga berlaku setiap Selasa dan Kamis.

Baca juga: Soal Dugaan Pelecehan Pramugari Garuda, Ini Respons Presiden

Sedangkan untuk rute Jakarta-Jayapura, potongan harga berlaku pada hari Selasa, Rabu dan Kamis, sementara rute Jakarta-Silangit potongan harga berlaku pada hari Jumat dan Minggu.

“Langkah Garuda Indonesia ini merupakan upaya perusahaan dalam memberikan kesempatan bagi para pengguna jasa untuk dapat merayakan momen khusus ini bersama dengan keluarga dan kerabat yang jauh," imbuhnya.

Selain memberikan diskon, Garuda juga menyiapkan 30.630 kursi tambahan (extra seat) untuk penerbangan domestik dan internasional sebagai antisipasi menghadapi kenaikan jumlah penumpang selama periode peak season Natal 2019 dan Tahun Baru 2020.

Periode peak season diperkirakan mulai tanggal 20 Desember hingga 6 Januari 2020 dengan rincian kursi 17.496 untuk frekuensi penerbangan tambahan dan 13.134 kursi dengan pengoperasian armada yang lebih besar.

“Kami akan terus memantau perkembangan kebutuhan pasar selama periode peak season ini berlangsung. Jika diperlukan, ada penyesuaian kapasitas penerbangan lebih lanjut," tuturnya.

Untuk informasi lebih lanjut, calon penumpang bisa langsung menghubungi contact center Garuda Indonesia atau melalui media sosial resmi Garuda Indonesia yaitu Twitter @garudacares dan @IndonesiaGaruda, Instagram @garuda.indonesia dan Facebook Garuda Indonesia.(RO/OL-5)

BERITA TERKAIT