12 December 2019, 23:25 WIB

Pembangunan Park and Ride di Bekasi Diyakini Kurangi Polusi


Putri Anisa Yuliani | Megapolitan

ANTARA
 ANTARA
Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi 

WALI Kota Bekasi Rahmat Effendi memastikan pembangunan park and ride di wilayahnya akan mampu mengurangi kendaraan pribadi untuk masuk ke Jakarta.

Hal itu disampaikannya hari ini usai penandatanganan kesepakatan kerja sama Badan Kerja Sama Pembangunan (BKSP) Jabodetabekjur di Balai Kota DKI Jakarta.

DKI diketahui memberikan bantuan keuangan kepada beberapa daerah di antaranya Kota Bekasi dan Kabupaten Bekasi untuk pembangunan park and ride untuk mengurangi kendaraan pribadi. Kesepakatan itu dibuat dalam rangka mengurangi polusi udara di Jakarta.

"Kita ada kerja sama kemitraan, dapat park and ride. Ada dua titik, ada di alun-alun sama lingkungan stadion. Ini untuk menahan kendaraan pribadi dan menahan masyarakat naik kendaran pribadi," ungkap Rahmat yang akrab disapa Pepen itu, Kamis (12/12).


Baca juga: Persekusi Anggota Banser Berawal dari Saling Senggol di Jalan


Meski tidak bisa menjelaskan detail berapa kapasitas park and ride yang akan dibangun, Pepen cukup optimistis ketika park and ride tersebut selesai tahun depan juga akan bisa mengurangi kemacetan.

Di sisi lain, Pepen menyebut juga akan mengevaluasi trayek bus Transpatriot. Bus hibah dari Kementerian Perhubungan itu sudah beroperasi sejak 2018 lalu namun masih sepi penumpang.

"Iya kita evaluasi. Mungkin orang belum terbiasa ya. Tapi sudah mulai banyak kok yang naik," tegasnya. (OL-1)

BERITA TERKAIT